Home / Artikel / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:13 WIB

Inilah Jadwal Jam yang Dianggap Baik dan Nahas Menurut Sa’ah

jadwal jam baik,

jadwal jam baik,

Artikel, http://Eksisjambi.com – Dalam tradisi perhitungan waktu atau sa’ah, dikenal adanya pembagian jam-jam tertentu yang dipercaya memiliki pengaruh baik maupun kurang baik terhadap aktivitas manusia. Perhitungan ini menggunakan ukuran jam dan hari, sehingga untuk mengetahuinya seseorang perlu mencermati waktu dan hari secara bersamaan.

Adapun pembagian tanda dalam sa’ah tersebut dijelaskan sebagai berikut:

1. Tanda Titik Lima (·5)

Jam dengan tanda titik lima diyakini sebagai waktu yang baik. Pada jam ini, seseorang dianjurkan untuk bepergian mencari rezeki, menuntut ilmu, mendirikan rumah, maupun menjalani peristiwa penting seperti kelahiran anak. Tanda titik lima dianggap sebagai pertanda kebaikan dan kemudahan dalam berbagai urusan.

Baca Juga :  Apa Itu Ilmu Hitam? Pengertian, Contoh Praktik, dan Penjelasan Secara Ilmiah

2. Tanda Kali (×)

Jam yang bertanda kali dipercaya sebagai waktu yang kurang baik atau berpotensi membawa celaka. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari bepergian, mencari rezeki, atau melakukan aktivitas penting pada jam ini. Dalam kepercayaan tersebut, jam bertanda kali sering dikaitkan dengan datangnya bahaya, seperti musibah, kecelakaan, atau peristiwa duka.

3. Tanda Nol (0)

Tanda nol dimaknai sebagai tanda kosong. Pada jam ini, sebaiknya seseorang menahan diri untuk tidak bepergian atau mencari rezeki, karena dianggap tidak membawa hasil atau manfaat yang berarti.

Baca Juga :  Mengapa Rantai Babi Dianggap Sakti? Ini Sejarah dan Catatan Kolonial Belanda

4. Tanda Angka Satu (1)

Jam dengan tanda angka satu diartikan sebagai tanda selamat. Aktivitas pada jam ini dinilai aman, namun diyakini kurang mendatangkan rezeki atau hasil yang maksimal. Oleh sebab itu, meskipun tidak berbahaya, jam bertanda satu dianggap kurang ideal dibandingkan jam dengan tanda titik lima.

Pada akhirnya, perhitungan sa’ah ini hanyalah bentuk ikhtiar dan usaha manusia dalam memilih waktu. Yang terpenting, manusia tetap berkewajiban untuk berusaha dan berdoa, karena hakikatnya yang memberi hasil, bekas, dan kesan atas segala usaha hanyalah Allah SWT. (*)

 

Share :

Baca Juga

News

Ribuan Massa AZ-FER Kembali Membludak di Koto Baru

Kota Sungai Penuh

Wako Alfin Mengukuhkan Forum Kota Sehat Periode 2025-2030

Daerah

Wow…! Ipank dan Kintani Meriahkan Kampanye Fikar – Yos Rumah Kuning Dusun Baru Rabu Sore Nanti
TNI AL

Internasional

TNI AL Kirim Dua Kapal Perang ke Papua Nugini

Daerah

Walikota Ahmadi Zubir Hadiri Rapat Umum Pemegang Saham Bank Jambi
Satpol PP Kota Sungai Penuh

Daerah

Satpol PP Sungai Penuh Intensifkan Pengawasan Tempat Hiburan dan Titik Nongkrong Pelajar

Advertorial

Kunker Banggar dan Bamus Kota Sungai Penuh
Komisi XII DPR RI

Daerah

Komisi XII DPR RI Tegaskan Pengawasan Ketat Lingkungan Hidup di Sektor Energi dan Industri