Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:13 WIB

Fenomena Oposisi Jupiter Terjadi Malam Minggu, Planet Terbesar Tampak Paling Terang di Awal 2026

planet jupiter 2026

planet jupiter 2026

JAMBI, http://Eksisjambi.com– Langit malam Minggu, (10/1/2026), menyuguhkan pemandangan istimewa bagi para pecinta astronomi. Planet terbesar di Tata Surya, Jupiter, berada pada posisi terbaik untuk di amati dalam fenomena yang di kenal sebagai oposisi Jupiter.

Oposisi merupakan kondisi astronomi ketika Bumi berada tepat di antara Matahari dan Jupiter. Pada saat ini, Jupiter tampak paling terang, paling besar, serta dapat di amati sepanjang malam, mulai dari terbit bersamaan dengan Matahari terbenam hingga tenggelam saat Matahari terbit.

Dalam momen oposisi, jarak Jupiter dengan Bumi juga berada pada posisi relatif paling dekat, sehingga cahaya pantulan Matahari terlihat jauh lebih kuat. Bahkan, dari wilayah perkotaan sekalipun, Jupiter masih dapat di amati dengan mata telanjang sebagai objek paling terang di langit malam setelah Bulan.

Baca Juga :  Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Umat Islam Diimbau Perbanyak Ibadah dan Istighfar

Bagi pengamat yang menggunakan teropong atau teleskop kecil, fenomena ini semakin menarik. Empat satelit alami Jupiter yang di kenal sebagai Satelit Galilea Io, Europa, Ganymede, dan Callisto dapat terlihat sebagai titik-titik kecil yang berjajar di sekitar planet raksasa gas tersebut.

Sementara itu, dengan teleskop berdiameter lebih besar, pengamat berkesempatan melihat pola awan Jupiter secara lebih jelas, bahkan Great Red Spot, badai raksasa yang telah berlangsung selama ratusan tahun, dapat teramati lebih detail di bandingkan waktu biasa.

Baca Juga :  Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Fenomena Langka yang Akan Ubah Siang Menjadi Gelap

Fenomena oposisi Jupiter terjadi sekitar setiap 13 bulan sekali. Hal ini di sebabkan oleh orbit Bumi yang lebih cepat sehingga secara berkala “menyusul” Jupiter dalam peredarannya mengelilingi Matahari.

Oposisi Jupiter pada awal tahun 2026 ini menjadi momen ideal bagi masyarakat yang ingin mulai mengenal astronomi, melakukan pengamatan planet, maupun sekadar menikmati keindahan langit malam.

Para pengamat di sarankan memilih lokasi dengan minim polusi cahaya agar pengalaman mengamati Jupiter semakin maksimal.**

Share :

Baca Juga

Bungo

Agar Tidak Gagal Paham, Catatan Mahmud Marhaba (untuk kalangan sendiri)

Daerah

DPR RI Setujui Revisi UU Polri Jadi RUU Inisiatif, Fokus Perkuat Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Berikan Penghargaan Kepada Pengelola PBB-P2 Terbaik
Asma Nabi

Artikel

Pesona Asma Nabi Merangkul Jagat Amalan Spiritual yang Sarat Makna
Nataru Jambi

Daerah

Kapolda Jambi dan Gubernur Alharis Pastikan Pengamanan Natal dan Tahun Baru Berjalan Kondusif

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Gelar Reshuffle Perdana, 48 Pejabat Resmi Dilantik
Nabi Khidir, Guru Rahasia di Balik Takdir Allah

Daerah

Nabi Khidir, Guru Rahasia di Balik Takdir Allah

Daerah

Menjaga Bumi di Era AI: Pesan Ekoteologi Menag Nasaruddin Umar dari Al Azhar