Home / Daerah / Nasional / News / Provinsi Jambi

Senin, 29 Desember 2025 - 19:19 WIB

Dua Ruas Tol di Jambi Resmi Masuk PSN Era Prabowo, Arah Baru Konektivitas Sumatera

Tol Jambi

Tol Jambi

Jambi,  http://Eksisjambi.com –  Babak baru pembangunan infrastruktur nasional resmi dimulai di Provinsi Jambi. Pemerintah pusat menetapkan dua ruas jalan tol strategis di Jambi sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Penetapan ini menjadi sinyal kuat bahwa Jambi akan memainkan peran penting dalam peta besar konektivitas Sumatera ke depan.

Kedua proyek tersebut masuk dalam daftar 50 ruas tol nasional prioritas yang ditetapkan untuk memperkuat jalur logistik, mempercepat mobilitas antarwilayah, dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah. Keputusan strategis ini tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional.

Regulasi tersebut ditandatangani langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada 24 September 2025, sekaligus menandai komitmen pemerintah dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur secara masif dan terukur di bawah kepemimpinan nasional yang baru.

Dua Tol Strategis, Satu Arah Pembangunan dan Adapun dua ruas tol yang resmi masuk PSN dan melintasi Provinsi Jambi adalah:

  1. Jalan Tol Betung (Simpang Sekayu) – Tempino – Jambi
  2. Jalan Tol Jambi – Rengat
Baca Juga :  KPK Kembali Cetak Ribuan Penyuluh Antikorupsi 

Keduanya merupakan bagian dari jaringan besar Tol Trans Sumatera, proyek ambisius yang dirancang untuk menghubungkan ujung selatan hingga utara Pulau Sumatera dalam satu koridor transportasi modern.

Tol Betung–Tempino–Jambi akan menjadi penghubung utama antara Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi, sementara Tol Jambi–Rengat berfungsi sebagai jalur strategis yang mengoneksikan Jambi dengan Provinsi Riau, dua wilayah dengan potensi ekonomi dan logistik yang besar.

Dampak Ekonomi dan Logistik yang Signifikan Masuknya dua ruas tol ini ke dalam PSN bukan sekadar simbol proyek prestisius. Pemerintah menargetkan dampak nyata berupa:

Pemangkasan waktu tempuh antardaerah secara signifikan dan Percepatan distribusi logistik, khususnya sektor perkebunan, pertambangan, dan industri

Peningkatan daya saing ekonomi daerah Munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang koridor tol

Baca Juga :  Pengembangan Ekonomi Daerah Jadi Kunci Capai Target Pertumbuhan Nasional 8 Persen

Selain itu, kehadiran tol ini juga diyakini akan membuka lapangan kerja, mendorong investasi, serta meningkatkan nilai tambah kawasan hinterland di Jambi.

Penetapan dua ruas tol sebagai PSN menunjukkan bahwa Jambi tidak lagi berada di pinggiran peta pembangunan, melainkan mulai menempati posisi strategis dalam arsitektur ekonomi nasional. Pada era Presiden Prabowo, pembangunan infrastruktur tak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga pada penguatan rantai pasok, ketahanan ekonomi, dan pemerataan kesejahteraan.

Dengan status PSN, proyek-proyek ini akan mendapatkan prioritas pembiayaan, percepatan perizinan, serta pengawalan lintas kementerian, sehingga diharapkan proses pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Ke depan, dua ruas tol ini diyakini menjadi urat nadi baru pergerakan ekonomi Sumatera bagian tengah, sekaligus mempertegas posisi Jambi sebagai simpul penting konektivitas regional dan nasional.***

 

Share :

Baca Juga

News

MPC PP Tanjab Barat Berikan Bantuan Korban Kebakaran Di Kelurahan Tungkal IV

Advertorial

PLTA Kerinci Merangin Hydro Terapkan Service Terbaik

Advertorial

Bupati Romi Hariyanto Himbau Yang Bermain di Proses Seleksi PPPK Sanksinya Ditindak Tegas

Daerah

Depati Nan Sepuluh dan Ninik Mamak Lekuk Limapuluh Tumbi Lempur Tegaskan Perlindungan Rimbo Adat
Hari Desa Nasional 2026

Daerah

Hari Desa Nasional 2026 Siap Digelar di Boyolali

Bangko

Terkait Kesiapan Satgas Karhutla dan Tatakelola Energi Provinsi Jambi Bupati Merangin Ikuti Rakor Bersama KSP

Daerah

Perkembangan Proyek Fly Over Sitinjau Lauik Terbaru 

Daerah

 DPR-RI H.Bakri Gagal Datangi Lokasi Proyek Inlet Danau Kerinci, ini Penyebabnya