Home / Internasional / Nasional / News

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:27 WIB

Jadwal dan Lokasi Gerhana Matahari 2026, Ini Wilayah yang Bisa Menyaksikannya

Gerhana Matahari 2026

Gerhana Matahari 2026

JAKARTA, http://Eksisjambi.com – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) telah merilis jadwal serta wilayah terjadinya fenomena gerhana Matahari sepanjang tahun 2026. Seluruh tanggal yang dicantumkan merupakan waktu setempat di masing-masing wilayah yang dilalui gerhana.

Pada tahun 2026, terdapat dua peristiwa gerhana Matahari, yakni gerhana Matahari cincin dan gerhana Matahari total. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Gerhana Matahari Cincin – 17 Februari 2026

Gerhana Matahari cincin terjadi ketika Bulan berada pada jarak terjauhnya dari Bumi, sehingga ukuran tampaknya lebih kecil dan tidak mampu menutupi Matahari secara sempurna. Kondisi ini membuat Matahari tampak seperti cincin bercahaya di langit.

Berdasarkan data NASA, jalur utama gerhana Matahari cincin pada 17 Februari 2026 berada di kawasan Antartika.

Baca Juga :  Hujan Meteor Perseid Capai Puncak 12–13 Agustus 2026, Bisa Disaksikan dari Indonesia

Sementara itu, beberapa wilayah lain masih berkesempatan menyaksikan gerhana Matahari sebagian, antara lain:

  • Afrika
  • Amerika Selatan
  • Samudra Pasifik
  • Samudra Atlantik
  • Samudra Hindia

Namun demikian, Indonesia tidak termasuk wilayah yang dapat mengamati fenomena ini, karena berada di luar jalur visibilitas gerhana.

2. Gerhana Matahari Total – 12 Agustus 2026

Gerhana Matahari total terjadi saat Bulan sepenuhnya menutupi Matahari ketika berada tepat di antara Matahari dan Bumi. Fenomena ini menyebabkan siang hari berubah gelap sementara, dan biasanya berlangsung beberapa menit di jalur totalitas.

NASA mencatat jalur utama gerhana Matahari total pada 12 Agustus 2026 melintasi beberapa wilayah berikut:

  • Greenland
  • Islandia
  • Spanyol
  • Rusia
  • Sebagian wilayah Portugal
Baca Juga :  Besaran APBD Provinsi di Pulau Sumatera Tahun 2025

Sementara itu, wilayah lain seperti Eropa, Afrika, Amerika Utara, Samudra Atlantik, Samudra Arktik, dan Samudra Pasifik hanya dapat menyaksikan gerhana Matahari sebagian.

Sama seperti peristiwa sebelumnya, Indonesia kembali tidak masuk dalam wilayah pengamatan gerhana Matahari total tahun 2026.

Penting Diketahui

Meski tidak dapat diamati langsung dari Indonesia, fenomena gerhana Matahari tetap menjadi peristiwa astronomi penting yang menarik perhatian dunia. Bagi masyarakat yang berada di wilayah jalur pengamatan, penggunaan pelindung mata khusus sangat dianjurkan untuk menghindari kerusakan mata saat menyaksikan gerhana.**

 

Share :

Baca Juga

Daerah

KPU Tanjab Timur Tetapkan Pengundian Ke Dua Paslon LARIS Nomor 1 dan Nomor 2 DIMINTA
Kecelakaan Tunggal di Kerinci

Daerah

Identitas 7 Korban Kecelakaan Tunggal di Simpang Empat Tugu PKK Kerinci
PSG mengajukan tawaran sebesar 33 juta euro

Internasional

PSG Ajukan Tawaran Rp620 Miliar untuk Zion Suzuki
Foto Tangkapan Layar Erupsi gunung Anak Krakatau

Daerah

Video Diduga Erupsi Gunung Anak Krakatau Beredar di TikTok, Warga Diminta Tunggu Informasi Resmi

Daerah

H. Aspan Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 22 Asal Tebo

Daerah

Honda Vario 160 Versi Terbaru Meluncur, Ini Prediksi Perubahan yang Akan Hadir

Daerah

IPMK-Y Gelar Pelantikan Pengurus Baru, Ahmad Fikri Jabat Ketua Umum

Kerinci

Haris-Sani Persembahkan Kado Istimewa  Untuk Sakti Alam Kerinci Jembatan Kelok Sago Termegah di Provinsi Jambi