Home / Daerah / Kerinci / Kota Sungai Penuh / Nasional / News

Senin, 7 September 2026 - 09:21 WIB

Kualitas Udara Kerinci dan Kota Sungai Penuh Memburuk

Oplus_131072

Oplus_131072

Kerinci,http://Eksisjambi.com  – Kondisi kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh kembali menjadi perhatian masyarakat. Berdasarkan pantauan kualitas udara Weather Channel (weather.com), kondisi udara di wilayah Kerinci masih menjadi perhatian akibat adanya polutan yang dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif seperti anak-anak.

Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat sejumlah wilayah mengalami penurunan kualitas udara. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Hingga saat ini, sekolah mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh masih belum diliburkan karena belum adanya surat edaran resmi dari pemerintah daerah terkait penghentian sementara pembelajaran.

Baca Juga :  91 Santri Diduga Tertimbun, Tim SAR Fokus Selamatkan Korban yang Masih Hidup

Orang tua siswa mulai menyampaikan kekhawatiran karena anak-anak harus tetap beraktivitas di luar rumah saat kondisi udara dipenuhi asap. Mereka berharap pemerintah daerah melakukan evaluasi berdasarkan kondisi kualitas udara terkini.

“Kalau asap terus seperti ini, kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas. Pemerintah perlu melihat kondisi di lapangan sebelum mengambil keputusan,” ujar salah seorang warga.

Kualitas udara yang buruk dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya bagi anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh lebih rentan. Paparan partikel halus seperti PM2.5 dalam jangka waktu tertentu dapat memicu gangguan pernapasan. Weather Channel mencatat halaman kualitas udara Kerinci menampilkan informasi indeks kualitas udara, meski data rinci saat pembaruan terakhir belum tersedia.

Baca Juga :  Keanekaragaman Geologi Serta Keunikan Lenskap Goa Tiangko Merangin Memukau Dua Evaluator Dunia

Masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan kualitas udara serta mengambil langkah cepat apabila kondisi asap semakin memburuk.

Selain opsi meliburkan sekolah, warga juga berharap pemerintah mempertimbangkan kebijakan pembelajaran daring sementara apabila indeks pencemaran udara sudah berada pada kategori tidak sehat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pengumuman resmi dari Pemerintah Kabupaten Kerinci maupun Pemerintah Kota Sungai Penuh terkait pemberlakuan libur sekolah akibat kabut asap.*

Share :

Baca Juga

Advertorial

Diujung Ramadhan Para Awak Media Gelar Bukber Bersama di Media Center. Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtim Hadir dan Menyapa

Daerah

Awas! Mancing di Sungai Bawah Jembatan Ini Bisa Didenda Seekor Kerbau dan Beras
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Daerah

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 11 – 13 Januari 2026

Advertorial

Gubernur Al Haris : Alumni STIA-LAN RI Provinsi Jambi Harus Mampu Tunjukkan Prestasi dan Dedikasi

Advertorial

Pemkab kerinci Gelar Workshop P4GN Bagi Sekcam Dan Kades Se-Kabupaten Kerinci
Tangkapan layar video penemuan patung di Gunung Salak.

Daerah

Heboh! Patung Mirip Fir’aun di Gunung Salak, Fakta Masih Menunggu Verifikasi
Rakor Pengamanan Lebaran 2026

Daerah

Pemerintah Mantapkan Koordinasi Persiapan Pengamanan Lebaran 2026

Daerah

Ombudsman RI Akan Laporkan Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong kepada Presiden dan DPR