Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:12 WIB

Teknik Sosrobahu Solusi Jalan Layang Tanpa Tutup Jalan

Teknik Sosrobahu karya Ir Tjokorda Raka Sukawati

Teknik Sosrobahu karya Ir Tjokorda Raka Sukawati

Jakarta, –  Pada dekade 1980-an, ketika kemacetan Jakarta kian parah dan pembangunan infrastruktur di hadapkan pada keterbatasan ruang, seorang insinyur Indonesia bernama Ir. Tjokorda Raka Sukawati menghadirkan terobosan teknologi yang hingga kini di akui dunia.

Inovasi tersebut di kenal dengan nama teknik Sosrobahu, sebuah metode pembangunan jalan layang tanpa harus menutup arus lalu lintas di bawahnya.

Permasalahan utama saat itu adalah bagaimana membangun jalan layang di atas jalan yang sudah padat kendaraan, tanpa menimbulkan kemacetan total. Penutupan jalan untuk waktu lama jelas bukan pilihan. Dari tantangan inilah lahir solusi cerdas Sosrobahu.

Dalam teknik konvensional, kepala tiang (pier head) jalan layang di cor melintang mengikuti arah bentang jalan layang. Namun cara ini membutuhkan ruang lebar dan biasanya memaksa penutupan jalan. Berbeda dengan itu, Sosrobahu mencor tiang beton sejajar dengan arah jalan, sehingga tidak memakan ruang lalu lintas.

Baca Juga :  IPO: Menkeu Purbaya Raih Kinerja Terbaik di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo

Setelah beton mengeras dan mencapai kekuatan penuh, kepala tiang raksasa tersebut kemudian di putar 90 derajat hingga posisinya melintang sesuai kebutuhan konstruksi jalan layang. Proses pemutaran ini di lakukan tanpa mengganggu kendaraan yang melintas di bawahnya.

Kunci keberhasilan Sosrobahu terletak pada penggunaan landasan licin berbasis tekanan minyak hidrolik. Sistem ini bekerja dengan prinsip pengurangan gaya gesek secara ekstrem, sehingga struktur beton dengan berat ratusan ton dapat di putar hanya dengan tenaga relatif kecil.

Tekanan hidrolik menciptakan lapisan minyak di antara dua permukaan beton, membuatnya “mengambang” sesaat. Dalam kondisi tersebut, pemutaran kepala tiang menjadi aman, presisi, dan efisien.

Keberhasilan penerapan Sosrobahu di berbagai proyek jalan layang di Indonesia menarik perhatian dunia. Teknologi ini kemudian di patenkan dan di gunakan di sejumlah negara, antara lain Filipina, Malaysia, hingga Amerika Serikat, khususnya di kawasan perkotaan padat yang menghadapi masalah serupa.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW

Pengakuan internasional ini menegaskan bahwa inovasi karya anak bangsa mampu bersaing dan memberi solusi nyata bagi persoalan global di bidang rekayasa sipil.

Teknik Sosrobahu bukan hanya solusi teknis, tetapi juga simbol kreativitas dan kecerdasan insinyur Indonesia dalam menjawab tantangan urbanisasi. Hingga kini, nama Ir. Tjokorda Raka Sukawati di kenang sebagai salah satu pelopor teknologi konstruksi modern Indonesia yang karyanya berdampak lintas negara.

Di tengah kebutuhan pembangunan infrastruktur yang terus meningkat, Sosrobahu menjadi bukti bahwa inovasi lokal dapat memberikan kontribusi besar bagi dunia.**

Share :

Baca Juga

Daerah

UMKM Jadi Motor Ekonomi, LKPP Dorong Peran Strategis dalam PBJP lewat Inabuyer B2B2G Expo 2026

Internasional

Indonesia Kuasai Produksi dan Cadangan Nikel Dunia

Advertorial

Abdullah Hich Dampingi Muslimin Tanja Dalam Rangka Pengajian Akbar di Rantau Makmur

Internasional

Pesawat Jet C909 Buatan China Memulai Operasional Komersial di Vietnam

Advertorial

Sekda Bungo Lepas Kontingen Porprov Jambi 2023

Advertorial

Wako Ahmadi Gelar Sidak di RSUD .M.H.A.Thalib Pasca Libur Idul Fitri 1445.H
Kode redeem free fire terbaru hari ini

Daerah

Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru Buruan Klaim Voucher Royale dan Hadiah Gratis
DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Advertorial

DPRD Tanjab Barat Paripurna  Mendengarkan Pendapat Akhir Atas Keputusan Ranperda Menjadi Perda