Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:25 WIB

Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Sya’ban 1447 H, Lengkap 

Niat Puasa Nisfu Sya'ban

Niat Puasa Nisfu Sya'ban

Eksisjambi.com – Bulan Sya’ban merupakan salah satu bulan mulia dalam kalender Hijriah yang penuh dengan keutamaan. Di bulan ini, umat Islam di anjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan melaksanakan puasa sunnah Ayyamul Bidh yang bertepatan dengan Nisfu Sya’ban.

Puasa Ayyamul Bidh di lakukan selama tiga hari, yakni pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Sementara itu, puasa Nisfu Sya’ban di laksanakan pada tanggal 15 Sya’ban, yang juga di kenal sebagai malam penuh ampunan dan rahmat dari Allah SWT.

Pada bulan Sya’ban 1447 Hijriah, puasa Ayyamul Bidh di perkirakan bertepatan dengan 1, 2, dan 3 Februari 2026. Penetapan ini mengacu pada perhitungan kalender Hijriah, meski tetap menunggu ketetapan resmi berdasarkan rukyatul hilal di masing-masing wilayah.

Baca Juga :  Panitia Kukerta STIA Nusa Sidak Ke Lokasi Kukerta

Waktu Niat puasa sunnah dapat di lakukan:

Pada malam hari sebelum fajar, atau Pagi hari sebelum zawal (tergelincir matahari), selama belum makan, minum, dan melakukan hal yang membatalkan puasa.

1. Niat Puasa Ayyamul Bidh (13, 14, 15 Sya’ban)

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ayyâmil bîdl sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari putih), sunnah karena Allah Ta’ala.”

2. Niat Puasa Nisfu Sya’ban (15 Sya’ban)

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Sya’bana lillâhi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Sya’ban esok hari karena Allah SWT.”

3. Niat Gabungan Puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Sya’ban

Baca Juga :  Presiden Prabowo Gelar pertemuan  Dengan Emir Qatar

Khusus pada tanggal 15 Sya’ban, umat Islam di perbolehkan menggabungkan niat puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Sya’ban dalam satu niat.

Latin: Nawaitu shauma ayyâmal bîdh wa nisfi Sya’bana sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya berniat puasa sunnah Ayyamul Bidh dan Nisfu Sya’ban karena Allah Ta’ala.”

Puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa tiga hari setiap bulan bernilai seperti puasa sepanjang tahun. Sementara puasa di pertengahan Sya’ban menjadi momentum penyucian diri menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Dengan memahami niat dan jadwalnya, umat Islam di harapkan dapat melaksanakan ibadah puasa sunnah ini dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan harapan akan ampunan serta ridha Allah SWT.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Wako Ahmadi & Wawako Antos Jum’atan di Masjid Baitunnur
Karawang

Daerah

Pegawai Alfamart Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Citarum

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Gelar Persiapan Pelaksanaan Sholat Idulfitri 1447 H / 2026 M
Kebun Teh Kayu Aro

Daerah

Peringatan 100 Tahun Kebun Teh Kayu Aro

Advertorial

Gubernur Al Haris Sambut Baik Lembaga Adat Melayu Selesaikan Masalah Melalui Hukum Adat
Mantan Menlu RI

Internasional

Mantan Menlu, Wamenlu, dan Tokoh Politik Luar Negeri Apresiasi Dialog Terbuka Presiden Prabowo

Daerah

Pemkab Bergerak Cepat, Empat Tempat Hiburan Malam Dalam Kota Bangko Ditemukan Miras

Daerah

Angka Perceraian Naik, Advokat Gugat Aturan Peran Suami-Istri ke MK