Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:16 WIB

Tradisi Balimau Sambut Ramadan di Sumatra Barat 

Mandi Balimau

Mandi Balimau

PADANG,http://Eksisjambi.com  – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, aktivitas masyarakat di berbagai sektor mulai meningkat. Dari sisi ekonomi, perputaran usaha makanan dan minuman, khususnya penjualan takjil, mulai menggeliat di berbagai daerah.

Dari sisi budaya, masyarakat Sumatera Barat memiliki tradisi turun-temurun yang di kenal dengan balimau. Tradisi masyarakat Minangkabau ini di laksanakan sehari sebelum Ramadan dengan mandi menggunakan air yang di campur limau (jeruk nipis) dan wewangian.

Balimau di maknai sebagai simbol kegembiraan dan ungkapan syukur dalam menyambut bulan suci, sekaligus sebagai bentuk penyucian diri sebelum menjalankan ibadah puasa. Biasanya, tradisi ini di lakukan di pantai, sungai, atau air terjun pada sore hari menjelang salat Magrib. Momen tersebut kerap menjadi ajang berkumpulnya masyarakat dalam jumlah besar.

Baca Juga :  Kadis H.Josrizal Hadiri Peresmian RRC TVRI Jambi

Untuk melihat sudut pandang Islam terhadap tradisi tersebut, Padang Ekspres mewawancarai Irwandi Nashir, pemuka agama sekaligus Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Payakumbuh.

Irwandi menjelaskan bahwa masyarakat memang memiliki kebiasaan tertentu dalam menyambut Ramadan. Namun, menurutnya, penting untuk memilah antara tradisi yang sesuai dengan ajaran Islam dan yang tidak.

“Sebagai umat Muslim, kita harus mampu membedakan antara ‘urf fasid (tradisi yang rusak) dan ‘urf shahih (tradisi yang benar). Tradisi yang tidak memiliki dasar dalam sunnah, seperti mandi bersama laki-laki dan perempuan atau meyakini adanya keutamaan khusus pada ritual tertentu, sebaiknya di tinggalkan,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga :  BMKG Rilis Informasi Terbaru Bibit Siklon Tropis 91S

Menurutnya, umat Islam di anjurkan memperkuat tradisi yang bernilai positif dan selaras dengan syariat. Ia mencontohkan sejumlah amalan menjelang Ramadan, seperti mempererat silaturahmi, saling memaafkan, membantu sesama, menghadiri majelis ilmu untuk mendalami fikih puasa, serta berziarah sebagai pengingat akan kematian.

Dengan demikian, tradisi balimau dapat tetap di pahami sebagai bagian dari budaya masyarakat Minangkabau, selama pelaksanaannya tidak bertentangan dengan ajaran Islam serta tidak di sertai keyakinan yang menyimpang dari syariat.**

Share :

Baca Juga

BPI DANANTARA

Internasional

BPI Danantara Dapat Suntikan Modal Jumbo Rp1.000 Triliun dari Pemerintah

Advertorial

Dihadapan Komisi II DPR RI, Gubernur Al Haris Sampaikan Minimnya Kewenangan Daerah dalam Sektor Minerba
Yamaha NMAX Turbo hadir dengan warna baru yang lebih stylish dan premium,

Daerah

Tampil Lebih Berkelas, Yamaha NMAX “TURBO” Hadir dengan Warna Baru

Daerah

RSUD MH Thalib Diusulkan Sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid Provinsi Jambi

Daerah

Dinas PUPR Kerinci Turunkan Alat Berat Bersihkan Longsor di Muara Imat

Advertorial

Ketua Komisi IV Fadli Sudria Dampingi Gubernur Jambi Lepas Kontingen Liga Futsal Regional Nusantara
Kenduri Sko Luhah Depati Intan Siulak Mukai

Daerah

Kenduri Sko Luhah Depati Intan Siulak Mukai Digelar Khidmat, Gubernur Jambi Hadir Langsung

Daerah

Aslori Ilham : Warga Pulau Pandan Tuntut Kompensasi yang tidak wajar