JAKARTA,http://Eksisjambi.com – PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan signifikan volume kendaraan yang melintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode long weekend perayaan Tahun Baru Imlek 2026.
Berdasarkan data per 14 Februari 2026, total volume lalu lintas (VLL) harian di sejumlah ruas tol yang telah beroperasi mencapai 148.048 kendaraan. Angka ini meningkat 41,21 persen dibandingkan rata-rata kondisi normal harian.
Peningkatan arus kendaraan terutama terjadi pada ruas-ruas penghubung antarkota serta akses menuju kawasan perkotaan dan pusat aktivitas masyarakat. Libur panjang dimanfaatkan pengguna jalan untuk perjalanan wisata, kunjungan keluarga, maupun mobilitas bisnis antardaerah di Pulau Sumatera.
Sejumlah ruas favorit yang mengalami kenaikan signifikan umumnya berada di koridor utama yang menghubungkan kota-kota besar dan kawasan strategis ekonomi. Hal ini menunjukkan peran JTTS semakin vital sebagai tulang punggung konektivitas darat di Sumatera.
Hutama Karya memastikan pemantauan arus lalu lintas dilakukan secara intensif selama periode libur panjang. Perusahaan mengoptimalkan operasional gardu tol, layanan transaksi nontunai, hingga kesiapan petugas di lapangan guna mengantisipasi antrean kendaraan.
Selain itu, pengawasan terhadap kondisi jalan, fasilitas rest area, serta sistem manajemen lalu lintas juga diperketat untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
“Kami berkomitmen memberikan layanan yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna JTTS, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti long weekend Imlek,” demikian pernyataan manajemen.
Lonjakan trafik selama momen libur panjang ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap infrastruktur jalan tol di Sumatera. Kehadiran JTTS dinilai mampu memangkas waktu tempuh, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional.
Dengan tren pertumbuhan lalu lintas yang konsisten pada momen-momen tertentu, Hutama Karya terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan guna mengakomodasi kebutuhan pengguna jalan di masa mendatang.**







