Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:58 WIB

Presiden Prabowo Hadiri Business Summit di Washington DC, Saksikan 11 MoU Senilai USD38,4 Miliar

Business Summit Washington DC

Business Summit Washington DC

WASHINGTON DC, http://Eksisjambi.com –  Prabowo Subianto menghadiri sesi roundtable dalam ajang Business Summit yang digelar di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, pada Rabu (18/2/2026), dalam rangka kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat.

Dalam forum yang mempertemukan para pemimpin dunia usaha kedua negara tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat memiliki arti strategis bagi penguatan hubungan ekonomi bilateral, khususnya dalam mendorong investasi dan ekspansi pasar.

“Hal ini memberikan sinyal yang jelas bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memilih untuk melanjutkan kerja sama ekonomi yang lebih dalam, akses pasar yang lebih kuat, dan kepastian yang lebih besar bagi dunia bisnis,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Optimisme Ekonomi Nasional

Pada kesempatan itu, Presiden menyampaikan optimisme terhadap fundamental ekonomi Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa realisasi investasi asing pada tahun lalu tercatat mencapai USD53 miliar. Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang menarik di kawasan.

Baca Juga :  Indonesian Tandatangani Kontrak Pembelian Rudal BrahMos India 

Selain itu, Presiden menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tetap stabil dan menunjukkan tren perbaikan. Pemerintah, lanjutnya, meyakini pertumbuhan ekonomi pada tahun ini akan terus meningkat seiring dengan berbagai reformasi struktural yang dijalankan.

Perbaikan Tata Kelola dan Iklim Investasi

Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Upaya pemberantasan praktik ilegal yang merugikan negara menjadi bagian dari strategi besar untuk menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan kompetitif.

Langkah tersebut dinilai penting guna memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Baca Juga :  DKPP Pecat Tetap Anggota KPU Gorontalo Junaidi Yusrin, Lima Penyelenggara Pemilu Lain Direhabilitasi

11 MoU Senilai USD38,4 Miliar

Dalam rangkaian acara tersebut, Presiden Prabowo turut menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat dengan total nilai mencapai USD38,4 miliar.

Penandatanganan MoU itu berlangsung dalam sesi roundtable Business Summit yang diselenggarakan oleh US-ASEAN Business Council (US-ABC). Kesepakatan tersebut mencakup berbagai sektor strategis yang diharapkan mampu memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara serta membuka peluang kerja dan transfer teknologi.

Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Amerika Serikat ini dinilai menjadi momentum penting dalam memperdalam hubungan ekonomi Indonesia–AS di tengah dinamika ekonomi global, sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik.**

Share :

Baca Juga

Bangko

Polsek Tabir Ulu Ajak Masyarakat Wujudkan Ketahanan Pangan Dengan Manfaatkan Lahan Kosong Menjadi Lahan Produktif
seni budaya Tradisional

Daerah

Seni di Tanah Kota: Irama Sakral yang Menumbuhkan Harapan Generasi

Advertorial

Bupati Tanjabtim Sidak di Dinas Kesehatan

Internasional

Prancis Murka, Indonesia Berduka: Serangan di Lebanon Tewaskan Prajurit TNI dalam Misi PBB

Daerah

Wawako Antos Sambut Kunjungan Pamit Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli

Daerah

DiTengah Merebaknya Covid-19, Wako Ajb Tuntaskan Permasalahan Aset Dengan Pemkab Kerinci

Nasional

Ketua Komisi II DPR RI Dorong Relaksasi Batas Belanja Pegawai dan Dukungan APBN untuk PPPK Daerah

Internasional

Malaysia Dinobatkan Sebagai Destinasi Wisata Medis Terbaik di Dunia