Otomotif, http://Eksisjambi.com – Di era 90-an, nama Honda Astrea Grand begitu lekat di hati masyarakat Indonesia. Motor bebek produksi 1991–1997 ini di kenal sebagai kendaraan “sejuta umat” berkat ketangguhan mesin dan konsumsi BBM yang super irit. Bahkan hingga Februari 2026, pamornya justru kembali naik sebagai motor klasik incaran kolektor dan pecinta restorasi.
Generasi awal (1991–1993) populer dengan sebutan “Grand Bulus” karena desain lampu belakangnya yang membulat serta penggunaan sayap berwarna putih gading. Model ini kini menjadi buruan utama karena tampilannya yang klasik dan masih banyak menggunakan komponen asli Jepang.
Sementara generasi berikutnya (1994 ke atas) tampil lebih modern dengan lampu belakang lebih stylish serta tambahan spoiler duck tail di bagian buritan.
Astrea Grand di bekali mesin C100 4-tak berkapasitas 97,1 cc. Mesin ini terkenal awet dan minim rewel. Konsumsi BBM-nya bisa mencapai 60 km per liter, menjadikannya salah satu motor bebek paling irit di masanya.
Untuk ukuran motor 100 cc, kecepatannya cukup mumpuni. Astrea Grand mampu melaju hingga 90–100 km/jam, tergantung kondisi mesin dan perawatan
Desain jok rata yang panjang serta suspensi empuk membuat motor ini nyaman di gunakan, baik untuk jarak dekat maupun perjalanan menengah.
Karena populasinya dulu sangat besar, ketersediaan suku cadang relatif mudah di temukan hingga sekarang. Hal ini menjadi salah satu alasan motor ini masih eksis dan banyak di restorasi
Harga bekas Honda Astrea Grand cukup variatif tergantung kondisi, kelengkapan surat, dan tingkat orisinalitas:
- Kondisi standar pakai harian: Rp3 juta – Rp6 juta
- Kondisi mulus/orisinal: Rp7 juta – Rp10 juta
- Restorasi full (terutama Grand Bulus): Rp10 juta – Rp15 juta
Unit tahun 1996 misalnya, masih bisa d itemukan di kisaran Rp3,6 juta untuk kondisi standar, namun harga bisa melonjak jika sudah di restorasi total.
Tren penggunaan kembali motor seri Astrea semakin marak dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu pemicunya adalah konten kreator otomotif seperti Gofar Hilman yang sempat merestorasi Astrea Grand miliknya dan membagikan prosesnya ke publik. Sejak itu, motor ini makin di lirik generasi muda sebagai simbol gaya retro dan nostalgia.
Meski desainnya sederhana dan tanpa fitur canggih, Honda Astrea Grand tetap di kenang sebagai motor bebek paling fungsional dan tangguh di masanya. Kombinasi mesin bandel, irit bahan bakar, dan biaya perawatan rendah membuatnya tak lekang oleh waktu.
Kini, di tengah gempuran motor modern dan teknologi injeksi, Astrea Grand justru membuktikan bahwa motor klasik pun masih punya tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia**







