Jakarta,http://Eksisjambi.com – PT Danantara Investment Management (DIM) bersama SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management resmi meluncurkan Mandiri Aviation Leasing Fund, sebuah platform investasi leasing pesawat pertama di Indonesia dengan nilai portofolio awal mencapai sekitar 800 juta dolar AS atau setara Rp13,59 triliun.
Peluncuran ini menjadi tonggak penting bagi Indonesia dalam memasuki bisnis pembiayaan pesawat global, sekaligus memperkuat posisi nasional dalam rantai nilai industri penerbangan internasional yang selama ini di dominasi pemain luar negeri.
Dalam skema kerja sama tersebut, Danantara Investment Management berperan sebagai investor strategis utama. Sementara itu, SMBC Aviation Capital perusahaan leasing pesawat global dengan pengalaman lebih dari dua dekade akan menangani operasional leasing, termasuk pengelolaan aset dan hubungan dengan maskapai penerbangan. Adapun Mandiri Investment Management bertanggung jawab dalam pengelolaan struktur dana investasi.
Direksi Danantara menyebutkan bahwa kehadiran Mandiri Aviation Leasing Fund membuka peluang baru bagi investor domestik untuk mengakses aset penerbangan global yang selama ini relatif sulit di jangkau. Selain itu, instrumen ini juga menawarkan potensi imbal hasil yang kompetitif dengan profil risiko yang terukur.
“Platform ini di rancang untuk memberikan akses investasi yang lebih luas ke sektor aviasi global, sekaligus memperkuat kapasitas industri keuangan nasional dalam mendukung pembiayaan berbasis aset,” ujar perwakilan manajemen dalam keterangannya.
Kerja sama ini juga menjadi simbol penguatan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam sektor investasi dan penerbangan. Dengan menggandeng SMBC Aviation Capital yang berbasis di Jepang, di harapkan kolaborasi ini mampu mendorong transfer pengetahuan, peningkatan kapasitas industri, serta pembukaan peluang bisnis baru di masa depan.
Selain memberikan manfaat finansial, kehadiran dana ini juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri penerbangan nasional melalui akses pembiayaan yang lebih fleksibel, sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.
Ke depan, Mandiri Aviation Leasing Fund di targetkan terus berkembang dengan penambahan portofolio aset pesawat serta partisipasi investor dari dalam maupun luar negeri, seiring meningkatnya kebutuhan pembiayaan sektor aviasi global.**







