Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Religi

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:31 WIB

Lebaran Versi Muhammadiyah Sudah Pasti 20 Maret 2026

PP Muhammadiyah

PP Muhammadiyah

JAKARTA, http://Eksisjambi.com –  Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Kepastian tersebut di umumkan berdasarkan metode hisab yang di gunakan Muhammadiyah melalui sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Keputusan ini berarti warga Muhammadiyah tidak menunggu hasil rukyatul hilal atau pemantauan langsung posisi bulan sabit (hilal). Penetapan sudah di hitung jauh hari sebelumnya secara astronomis.

Dalam keterangannya, PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa metode hisab hakiki wujudul hilal yang di kembangkan dalam KHGT memungkinkan penentuan awal bulan Hijriah secara lebih terencana dan berlaku global.

Dengan demikian, warga Muhammadiyah sudah dapat memastikan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026.

Baca Juga :  Arus Mudik Lebaran 2026: Lonjakan Lalu Lintas hingga 201 Persen

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia masih akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan secara resmi tanggal 1 Syawal 1447 H.

Sidang Isbat biasanya di laksanakan menjelang akhir Ramadan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam seperti Nahdlatul Ulama, ahli astronomi, serta instansi terkait. Penetapan di lakukan berdasarkan metode rukyatul hilal yang di kombinasikan dengan data hisab.

Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi kapan Idulfitri 1447 H versi negara akan di tetapkan, karena masih menunggu hasil pemantauan hilal pada akhir Ramadan.

Baca Juga :  Menag Tegaskan Peran Vital KUA, Bukan Sekadar Kantor Administratif Negara

Perbedaan penetapan Idulfitri antara Muhammadiyah dan pemerintah bukan hal baru di Indonesia. Perbedaan metode hisab murni versi Muhammadiyah dan rukyat yang di gunakan pemerintah kerap menghasilkan tanggal yang berbeda.

Namun demikian, dalam beberapa tahun terakhir, Idulfitri juga pernah di rayakan secara bersamaan ketika hasil hisab dan rukyat menunjukkan kesesuaian.

Apakah tahun 2026 akan kembali berbeda atau justru bisa serentak? Jawabannya akan di ketahui setelah Sidang Isbat di gelar oleh pemerintah.

Masyarakat di imbau untuk tetap menjaga toleransi dan persatuan, apa pun hasil penetapan yang nantinya di umumkan.**

Share :

Baca Juga

WAKO ALFIN

News

Wako Alfin Resmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu di RKE

Daerah

Gempa M4,1 Guncang Agam, Sumatera Barat pada Kamis Malam
Dedi Mulyadi

Daerah

Dedi Mulyadi Salurkan Bantuan Rp7 Miliar dan Tinjau Langsung Korban Banjir–Longsor di Sumatera

Advertorial

Paripurna DPRD Tanjab Timur Terkait Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Tanjabtim TA 2023
Kode redeem ff terbaru

Daerah

Update Kode Redeem Free Fire 14 Februari 2026, Klaim Hadiahnya!
Kavachi

Daerah

Kavachi, Gunung Api Bawah Laut yang Menggetarkan Pasifik

Daerah

CFMOTO 250 Dual Resmi Meluncur di Indonesia
Pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 1 tahun 2026

Daerah

Pencairan Dana PIP Termin 1 2026 Mulai April, Siswa Diminta Segera Cek Status Penerima