TANJAB TIMUR, http://Eksosjambi.com – Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Dillah Hich menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait belum optimalnya pembangunan di daerah tersebut. Hal itu disampaikannya saat kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Tanjabtim di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan Safari Ramadan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat di bulan suci Ramadan. Acara dihadiri langsung oleh Bupati Dillah Hich, anggota DPRD Tanjabtim, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tanjabtim.
Kehadiran Bupati dan rombongan disambut oleh Camat Geragai Iduar Aidi, Lurah Pandan Jaya, serta para kepala desa se-Kecamatan Geragai bersama masyarakat setempat.
Dalam sambutannya di hadapan para jemaah, Bupati Dillah Hich secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia mengakui bahwa setelah satu tahun memimpin Tanjabtim bersama Wakil Bupati Muslimin Tanja, sejumlah program pembangunan, khususnya infrastruktur jalan yang menjadi harapan masyarakat, belum dapat terealisasi secara maksimal.
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi akibat kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada keterbatasan kemampuan daerah dalam melaksanakan pembangunan.
“Kita dalam membangun benar-benar tergantung dari dana transfer pemerintah pusat. Kita tidak memiliki dana mandiri yang cukup untuk pembangunan, sehingga sangat bergantung pada dukungan dari pusat,” ujar Dillah Hich.
Meski menghadapi tantangan keterbatasan anggaran, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan berhenti berupaya memperjuangkan pembangunan bagi masyarakat Tanjabtim. Ia menyebutkan bahwa Pemkab Tanjabtim akan terus melakukan lobi dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat serta anggota DPR RI guna memperoleh dukungan anggaran.
Upaya tersebut terutama difokuskan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas dasar lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Selain itu, Bupati juga mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Tanjabtim untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sekitar wilayah operasional mereka.
Ia menilai keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dapat membantu mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Semangat gotong royong harus terus kita jaga. Perusahaan yang beroperasi di daerah ini juga diharapkan dapat berperan membantu pembangunan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dillah Hich juga menyerahkan bantuan kepada pengurus sarana dan prasarana Masjid Nurul Huda. Selain itu, bantuan sembako juga diberikan kepada masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang membutuhkan.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan nilai kepedulian sosial, sekaligus mengamalkan prinsip infak, sedekah, dan ihsan yang diajarkan dalam Islam, terutama di bulan suci Ramadan. (Mul)







