JAKARTA, http://Eksisjambi.com – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (kode saham: WIFI) berencana melakukan perubahan peruntukan dana hasil rights issue 2025. Perubahan ini terutama terkait pengalihan sebagian besar dana yang sebelumnya di alokasikan untuk pembangunan jaringan fiber menjadi investasi pada proyek fixed wireless access (FWA).
Dalam rencana tersebut, dana sebesar Rp5,89 triliun yang sebelumnya di peruntukkan sebagai penyertaan modal kepada PT Integrasi Jaringan Ekosistem untuk pengembangan jaringan fiber–to–the–home (FTTH) akan di alihkan menjadi penyertaan modal kepada PT Telemedia Komunikasi Pratama.
Dana tersebut nantinya akan di gunakan untuk mendukung pengembangan layanan broadband berbasis fixed wireless access (FWA) yang di nilai memiliki keunggulan dari sisi kecepatan implementasi di bandingkan pembangunan jaringan fiber secara masif.
Manajemen perseroan menyampaikan bahwa rencana perubahan penggunaan dana ini akan di bahas dan di mintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang di jadwalkan berlangsung pada 8 April 2026.
Jika di setujui, langkah tersebut akan menjadi bagian dari penyesuaian strategi bisnis perseroan dalam mempercepat ekspansi layanan internet broadband di berbagai wilayah.
Perubahan fokus dari pembangunan jaringan FTTH ke FWA di nilai sebagai strategi untuk memperluas jangkauan layanan internet dengan waktu implementasi yang lebih cepat dan biaya pembangunan yang lebih efisien.
Model fixed wireless access memungkinkan operator menyediakan layanan internet rumah menggunakan jaringan nirkabel dari menara telekomunikasi, sehingga tidak memerlukan pembangunan kabel fiber secara langsung ke setiap rumah pelanggan.
Dengan pendekatan tersebut, perusahaan berharap dapat mempercepat penetrasi layanan broadband, khususnya di wilayah yang belum terjangkau jaringan fiber optik.
Selain itu, strategi ini juga di nilai dapat meningkatkan fleksibilitas ekspansi jaringan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet berkecepatan tinggi.
Keputusan final mengenai perubahan penggunaan dana rights issue tersebut akan di tentukan setelah mendapat persetujuan dari para pemegang saham dalam RUPSLB mendatang.**







