Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 8 April 2026 - 19:02 WIB

Indonesia Berpotensi Terima Prototipe Jet Tempur KF-21 Boramae dari Korea Selatan

Indonesia berpotensi menerima prototipe jet tempur KF-21 Boramae dari Korea Selatan

Indonesia berpotensi menerima prototipe jet tempur KF-21 Boramae dari Korea Selatan

Jakarta,http://Eksisjambi.com  –  Kesepakatan kerja sama pertahanan antara Korea Selatan dan Indonesia kembali menjadi sorotan menyusul rencana penyerahan satu unit prototipe jet tempur KAI KF-21 Boramae kepada Indonesia.

Informasi tersebut di ungkap oleh anggota parlemen Korea Selatan, Kim Dae-sik, yang menyebut bahwa prototipe tersebut akan di gunakan untuk uji verifikasi kemampuan pesawat. Pengujian mencakup berbagai aspek krusial, termasuk kemampuan pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refueling), yang menjadi salah satu indikator penting dalam operasional jet tempur modern.

Nilai penyerahan prototipe tersebut di perkirakan mencapai sekitar Rp6,8 triliun. Angka ini telah mencakup biaya perawatan, sehingga di harapkan dapat mendukung kesiapan operasional pesawat selama masa pengujian di Indonesia.

Baca Juga :  Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Dewan Pengurus Gates Foundation

Proyek pengembangan KAI KF-21 Boramae sendiri telah di mulai sejak 2015 oleh Korea Aerospace Industries. Dalam proyek ini, Indonesia berperan sebagai mitra strategis dengan kontribusi pendanaan serta keterlibatan dalam pengembangan teknologi.

Awalnya, Indonesia di rencanakan menanggung sekitar 20 persen dari total biaya proyek. Sebagai imbal balik, Indonesia berhak memperoleh manfaat berupa transfer teknologi yang di harapkan dapat memperkuat industri pertahanan dalam negeri. Namun, dalam perjalanannya, kontribusi tersebut mengalami penyesuaian, yang turut berdampak pada tingkat transfer teknologi yang di terima.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Buka Resmi MTQ Ke-51 Tingkat Provinsi Jambi di Kota Sungai Penuh

Penyerahan prototipe jet tempur ini menjadi bagian dari kelanjutan kerja sama strategis kedua negara di sektor pertahanan. Meski demikian, realisasi penyerahan masih bergantung pada pemenuhan kewajiban pembayaran Indonesia sesuai kesepakatan terbaru yang telah di negosiasikan ulang.

Langkah ini di nilai sebagai upaya memperkuat hubungan bilateral di bidang pertahanan sekaligus mendorong modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia di tengah dinamika geopolitik kawasan.**

Share :

Baca Juga

Daerah

SPEKTAKULER! Kenduri Sko Kumun Debai Hadirkan Artis Papan Atas Sumatra Barat
Muhammad Ridwansyah (FEB Universitas Jambi)

Daerah

Serangan Siber terhadap Bank Jambi: Bagaimana menyikapinya?

Daerah

Musim Kemarau Meluas, Sejumlah Wilayah Tetap Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Kerinci

Puluhan Ribu Massa Hadiri Kampanye Akbar Monadi – Murison di Lapangan Pasar Senen Siulak

Daerah

Sosok ‘Bobble-Head’ di Konferensi Pers Gedung Putih Terungkap
Puisi Sang Belalang Malang menggambarkan perjuangan hidup, kesendirian

Daerah

Sang Belalang : Refleksi Sunyi tentang Ketahanan dan Harapan di Tengah Ketidakpastian
Gunung Kerinci

Daerah

Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Sementara, Aktivitas Vulkanik Meningkat

Daerah

Donat Empuk Ala J.Co, Lembut Mengembang dan Anti Gagal