Home / Daerah / Internasional / Kerinci / Nasional / News / Peristiwa

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:00 WIB

Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Sementara, Aktivitas Vulkanik Meningkat

Gunung Kerinci

Gunung Kerinci

Kerinci,  http://Eksisjambi.com– Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) resmi menutup seluruh aktivitas wisata dan pendakian Gunung Kerinci mulai 6 Januari 2026 hingga waktu yang belum di tentukan.

Penutupan di lakukan menyusul peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Api Kerinci yang berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.

Kebijakan ini di keluarkan berdasarkan Laporan Khusus Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Nomor 7/GI.03/BGL/2026 tertanggal 4 Januari 2026, serta hasil pemantauan intensif petugas di lapangan.

Dalam laporan tersebut di sebutkan, pada 4 Januari 2026 tercatat peningkatan signifikan aktivitas seismik Gunung Kerinci, dengan total 101 kejadian gempa vulkanik dangkal, 14 gempa vulkanik dalam, 27 gempa hembusan, 26 gempa frekuensi rendah, 21 gempa hybrid, 21 gempa tektonik lokal, 1 gempa tektonik jauh, serta 1 gempa terasa dengan intensitas II MMI.

Baca Juga :  Wako Ahmadi dan Tim Satgas Pangan Sidak Pasar Tanjung Bajure

“Berdasarkan hasil pemantauan dan rekomendasi Badan Geologi, saat ini Gunung Kerinci berada pada Level II (Waspada),” demikian keterangan resmi Balai Besar TNKS dalam pengumuman yang di keluarkan di Sungai Penuh, Selasa (6/1/2026).

Pada status tersebut, masyarakat serta pengunjung di larang mendekati dan beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah puncak Gunung Kerinci. Potensi bahaya yang dapat terjadi meliputi pelepasan gas vulkanik berkonsentrasi tinggi serta lontaran batuan pijar apabila terjadi erupsi.

Selain faktor keselamatan, pihak pengelola juga mencatat adanya peningkatan volume sampah anorganik, khususnya plastik, di sepanjang jalur pendakian R.10 Kersik Tuo, Kabupaten Kerinci, pasca lonjakan kunjungan pada periode libur Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Kukuhkan KKMD, Dorong Regulasi Pengelolaan Mangrove di Tanjab Barat

“Penutupan ini juga menjadi bagian dari upaya pemulihan lingkungan jalur pendakian,” tulis BBTNKS dalam pengumuman tersebut.

Adapun penutupan berlaku untuk seluruh jalur resmi pendakian Gunung Kerinci, yakni:

  1. Jalur R.10 Kersik Tuo, Kabupaten Kerinci
  2. Jalur Camping Ground Bukit Bontak, Kabupaten Solok Selatan

Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat mengimbau masyarakat, wisatawan, serta pihak terkait untuk mematuhi kebijakan ini demi keselamatan bersama dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut apabila pendakian kembali di buka.

Pengumuman tersebut resmi di tandatangani oleh Pelaksana Harian Kepala Balai Besar TNKS, Delfi Andra, S.P., M.Si.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Gubernur Al Haris : Pemimpin Gudang Kesalahan dan Kekhilafan

Daerah

Walikota Ahmadi Zubir Lantik Penjabat Sekretaris Daerah

Bangko

Warga Plakar Jaya Sepakat Memberi Nama Pasar ‘Bang Syukur’

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Banjir Di Merlung Dan Renah Mendaluh

Daerah

Terima Dana Hibah, Warga Siulak Ucapkan Terima kasih Kepada Gubernur dan Fadli Sudria

Daerah

Rumah Warga di Singkep Tanjab Timur Ludes Terbakar
Kode Redeem FF Terbaru

Daerah

Kode Redeem Free Fire 7 Maret 2026 Terbaru, Klaim Hadiah Skin Evo 

News

Nyaris Bentrok, Ratusan Tim Alfin Larang Tim AZ-FER Kumun debai, Dirikan Posko dan Pasang Baliho