Home / Daerah / Kota Sungai Penuh / Nasional / News

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Wako Alfin Sambut Kunker Komisi V DPR RI, Bahas Dukungan Infrastruktur

Oplus_131072

Oplus_131072

Sungai Penuh,http://Eksisjambi.com   – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menerima kunjungan kerja anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, Sabtu (2/5/2026).

Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Sungai Penuh. Agenda ini membahas kebutuhan pembangunan daerah.

Alfin memaparkan kondisi terkini Kota Sungai Penuh. Ia juga menyampaikan sejumlah program prioritas. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Raih Penghargaan Pelaksanaan 8 Aksi Stunting 

Fokus utama yang dibahas adalah perbaikan jalan dan jembatan. Selain itu, peningkatan sistem irigasi juga menjadi perhatian. Pemerintah kota juga mendorong pengembangan pasar tradisional.

“Dukungan DPR RI penting agar anggaran pusat bisa membantu percepatan pembangunan,” ujar Alfin.

Menanggapi hal itu, Edi Purwanto menyatakan siap menindaklanjuti usulan tersebut. Ia akan melakukan penelaahan dan monitoring lebih lanjut.

Baca Juga :  Kaum Muda Sungai Bungkal Bulatkan Tekat Menangkan Fikar - Yos

“Kami akan pelajari dan tindak lanjuti. Mohon di siapkan proposalnya,” kata Edi.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Hadir pula pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, serta kepala perangkat daerah.**

Share :

Baca Juga

Bangko

Ponpes, Guru Ngaji Serta Imam Masjid Jadi Program Unggulan Nalim-Nilwan

Daerah

Bupati Monadi Perjuangkan Pembangunan Strategis ke Menteri PUPR

Advertorial

Kenduri Sudah Tuai Desa Debai 2025, Simbol Syukur dan Kearifan Lokal yang Terjaga
Selamat Hari Gerakan Satu Juta Pohon

Daerah

Selamat Hari Gerakan Satu Juta Pohon, Komitmen Menjaga Masa Depan Bumi

Kota Sungai Penuh

Pemkot – TP PKK Gelar Gebrak Masker

Advertorial

Pemkab Kerinci Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Daerah

Daun Hijau Diluntur Kuning, Ketika Harapan Perlahan Memudar

Daerah

Lembaga Adat Dukung Penuh Program 100 Hari