Jambi, http://Eksisjambi.com – Pemerintah Provinsi Jambi melepas kloter perdana jemaah calon haji (JCH) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pelepasan di lakukan oleh Al Haris di Asrama Haji Kota Baru, Selasa (5/5/2026) malam.
Acara berlangsung khidmat dan tertib. Momen ini menandai kesiapan penyelenggaraan haji 2026 di Provinsi Jambi.
Gubernur Al Haris menegaskan komitmen pemerintah untuk memberi layanan terbaik. Ia ingin semua jemaah merasa aman dan nyaman selama beribadah.
“Tidak boleh ada jemaah yang merasa di abaikan. Semua harus terlayani dengan baik,” ujarnya.
443 Jemaah Berangkat di Kloter Pertama
Kloter pertama (BTH 13) berjumlah 443 jemaah dari Kota Jambi. Mereka di dampingi 4 petugas TPHD dan 4 petugas PPIH.
Total jemaah haji Provinsi Jambi tahun ini mencapai lebih dari 3.306 orang. Jumlah ini meningkat dari tahun 2025 yang berjumlah 2.938 orang.
“Ini kabar baik bagi masyarakat Jambi,” kata Al Haris.
Gubernur mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik. Ia juga meminta jemaah mengikuti arahan petugas.
“Ibadah haji butuh kesiapan fisik dan mental. Jaga kesehatan dan tetap disiplin,” ujarnya.
Ia menambahkan, jemaah akan menghadapi berbagai tantangan di Tanah Suci. Karena itu, kesabaran sangat penting.
“Ini bagian dari proses untuk meraih haji mabrur,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Jambi juga mengusulkan peningkatan status Bandara Sultan Thaha menjadi bandara internasional.
Jika di setujui, jemaah haji Jambi bisa berangkat langsung ke Arab Saudi tanpa transit mulai 2027.
Anggota DPR RI Komisi VIII, Hasan Basri Agus, mengapresiasi pelayanan haji di Jambi.
Menurutnya, proses dari pendaftaran hingga keberangkatan berjalan baik.
Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga pola makan dan istirahat.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menjelaskan rute keberangkatan jemaah.
“Jemaah akan menuju Batam, lalu terbang ke Arab Saudi sesuai jadwal,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jambi. Termasuk bantuan transportasi Jambi–Batam sekitar Rp40 miliar.
Gubernur Al Haris meminta jemaah mendoakan Jambi dan Indonesia selama di Tanah Suci.
“Semoga daerah kita selalu aman dan sejahtera,” tutupnya.
Pelepasan ini menjadi awal penyelenggaraan haji 2026 di Jambi. Pemerintah berharap seluruh proses berjalan lancar dan jemaah kembali dengan selamat.**






