Home / Bangko / Daerah / News

Senin, 25 Mei 2026 - 19:45 WIB

Santri Berprestasi Akan Mendapatkan Kuota Beasiswa Sekolah Kebangsaan Dari Bupati M. Sukur

BANGKO. EKSISJAMBI.COM – Bupati Merangin, M. Syukur, membawa kabar baik bagi dunia pendidikan keagamaan saat menghadiri acara Khaflatut Takhrij (perpisahan) dan wisuda santriawan/wati Angkatan ke-IX Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Islah Desa Buluran Panjang Kecamatan Tabir, pada Senin 25/05/2026.

Dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati M. Syukur mengumumkan adanya peluang beasiswa penuh bagi santri berprestasi dan kurang mampu di Merangin untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.

Beasiswa tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi Bupati Merangin ke Jakarta baru-baru ini. Kabupaten Merangin mendapatkan kuota sebanyak 15 orang untuk disekolahkan di Sekolah Kebangsaan yang berlokasi di Lampung. Program ini merupakan inisiasi dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

“Saya prioritaskan anak-anak Merangin yang berprestasi dan betul-betul tidak mampu. Nanti jika ada santri dari Ponpes Daarul Islah ini yang memenuhi kriteria, silakan diseleksi. Saya siapkan kuota satu atau dua orang dari sini untuk bisa melanjutkan sekolah kebangsaan di Lampung,” ujar Bupati M. Syukur di hadapan para wali santri dan pengasuh pondok.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Programkan 3S Cegah Stunting

Selain peluang beasiswa ke luar daerah, Bupati M. Syukur menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Merangin terus berkomitmen mendukung keberlangsungan operasional dan pembangunan fasilitas pendidikan Islam di tingkat lokal. Salah satunya melalui program bantuan dana senilai Rp100 juta per pesantren yang dipastikan tetap berjalan, termasuk untuk Ponpes Daarul Islah.

Bupati mengaku bangga melihat perkembangan infrastruktur Ponpes Daarul Islah yang mengalami kemajuan pesat dibanding beberapa tahun lalu saat dirinya masih menjabat sebagai anggota DPD RI.

“Dulu saat lewat sini mengantar bantuan, bangunannya belum seperti ini. Sekarang perkembangannya luar biasa, bangunan-bangunannya sudah cukup bagus. Pemerintah daerah akan terus berupaya menyokong melalui program bantuan yang ada,” tambahnya.

Melalui momentum wisuda angkatan ke-IX ini, Bupati M. Syukur memotivasi para lulusan agar tidak berkecil hati. Ia meluruskan stigma keliru di masyarakat yang sering menganggap pesantren sebagai tempat penampungan anak nakal. Sebaliknya, pesantren adalah lembaga yang memberikan nilai plus dalam pembentukan karakter dan pendalaman agama.

Baca Juga :  Garuda Pesta Gol! Indonesia Hajar Kamboja 5-1

Bupati menegaskan bahwa alumni pesantren memiliki peluang yang sama luasnya dengan sekolah umum untuk menggapai cita-cita tinggi, termasuk memanfaatkan peluang beasiswa yang disediakan pemerintah.

“Jangan berpikir tamatan pesantren tidak bisa sukses. Banyak tokoh besar di Jakarta, pengusaha, bupati, hingga jenderal TNI dan Polri yang lahir dari rahim pesantren. Kuncinya adalah menjadi apa pun profesi kalian nanti, apakah pengusaha atau pejabat, jalankanlah dengan tetap berkiblat pada Al-Qur’an,” tegas Bupati.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan selamat kepada para santri yang diwisuda serta berterima kasih kepada pimpinan Ponpes, Ustaz Fahmi, beserta seluruh dewan guru yang terus istikamah mendidik generasi muda Merangin menjadi generasi yang tangguh di era globalisasi. (Sumber. Indra Kominfo) *Bas R*

Share :

Baca Juga

Kopi' Tampa Gula

Artikel

Minum Kopi Hitam Tanpa Gula Setiap Hari? Ini yang Terjadi pada Tubuhmu

Advertorial

Sekda Alpian Pimpin Rapat Persiapan Pra Penilaian Kinerja Konvergensi Stunting

Daerah

Presiden Prabowo Kunjungi Pulau Miangas

Daerah

PPPK Paruh Waktu Dapat Kepastian: Kontrak Bisa Diperpanjang, Regulasi Baru Segera Terbit

Bangko

Dua Orang Penjual Shabu Diciduk di- Warung Tuak

Advertorial

Tanggapan Atas Pandangan Umum Fraksi – Fraksi Di Parlemen Dalam Agenda Paripurna DPRD Tanjabtim
Sejarah Minangkabau di Jambi

Daerah

Sejarah Perantau Minang di Jambi: Dari Roda Ekonomi hingga Kepemimpinan

Advertorial

Tim Kesehatan Rutin Periksa Kesehatan Satgas