Home / Advertorial / Daerah / News / Tanjab Timur

Rabu, 2 Juli 2025 - 08:34 WIB

Tanggapan Atas Pandangan Umum Fraksi – Fraksi Di Parlemen Dalam Agenda Paripurna DPRD Tanjabtim

Eksisjambi.com. Tanjab Timur – Paripurna DPRD Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), dengan agenda, tanggapan Eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan belanja daerah Tanjabtim, tahun anggaran 2024, berlangsung di gedung DPRD, Tanjabtim. Selasa, 01/07/25.

Rangkaian paripurna tersebut, dipimpin langsung, oleh Ketua DPRD Zilawati, didampingi Waka I-II DPRD Hasnibah-Siti Aminah, berikut diikuti memenuhi kuorum sidang parlemen DPRD Tanjabtim.

Hadir dari eksekutif Sekda Sapril mewakili Bupati Tanjabtim Dillah Hich serta dihadiri dari unsur Forkompinda, para Kepala OPD dan jajaran ASN administrator dalam lingkup Pemkab Tanjabtim.

Mengawali tanggapan Eksekutif, yang disampaikan Sekda Sapril mengatakan, sesuai saran dan masukan seluruh fraksi, pada kesempatan ini saya perintahkan seluruh OPD untuk menyiapkan seluruh data dan dokumen yang diperlukan guna pembahasan ditingkat selanjutnya, serta segera menindaklanjuti temuan BPK RI atas laporan keuangan daerah tahun 2024 dan terkait saran dari fraksi Golkar dan fraksi Demokrasi Keadilan, kami sependapat dan kami perintahkan agar OPD pengelola keuangan melakukan peningkatan, menumbuhkan inovasi keuangan dan optimalisasi sumber-sumber pendapatan dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Tim Safari Ramadhan Kecamatan Mendahara Kunjungi Dua Desa Bhakti Idaman dan Desa Merbau

Selanjutnya, terhadap pandangan fraksi NasDem, kami sepakat bahwa permasalahan pembangunan daerah dan penyelenggaraan urusan pemerintahan merupakan urusan wajib pelayanan dasar, Pemda akan selalu memprioritaskan peningkatan pembangunan infrastruktur konektivitas domestik dalam daerah yang kondisi saat ini hampir disetiap Kecamatan membutuhkan perhatian, ungkap Sekda.

Kami juga sepakat dengan fraksi NasDem agar setiap kegiatan kebijakan yang disusun OPD dapat disesuaikan dengan kebutuhan dasar masyarakat dengan mengoptimalkan serapannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Komitmen Perlindungan Wartawan, PJS Jajaki Kerjasama dengan BPJS-TK

Berikut atas pertanyaan fraksi Gerindra terkait realisasi belanja daerah sebesar Rp 1.260.445.125,03,- tahun anggaran 2024 dari belanja pegawai, barang dan jasa, belanja modal, belanja tidak terduga, belanja transferan dana desa dan alokasi dana desa, dipaparkan Sapril dengan angka nominal secara rinci.

Selanjutnya, terkait defisit laporan operasional sebesar Rp 71.605.549.588,20,-
surplus/defisit-LO merupakan selisih antara pendapatan-LO dan beban selama satu periode pelaporan setelah diperhitungkan surplus/defisit dari kegiatan non operasional dan pos luar biasa dapat kami jelaskan bahwa nilai tersebut dipengaruhi oleh adanya beban pemeliharaan, akibat adanya beban pemeliharaan belanja modal yang tidak diakui sebagai aset dan beban hibah akibat adanya persediaan yang diserahkan kepada masyarakat, tutup Sapril mengakomodir atas pandangan fraksi-fraksi DPRD, sebagaimana agenda persidangan. (Mul).

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kenduri Sudah Tuai Desa Debai 2025, Simbol Syukur dan Kearifan Lokal yang Terjaga
Pemerintah Kabupaten Kerinci resmi membuka Tes Seleksi Paskibraka 2026

Daerah

Pemkab Kerinci Resmi Buka Seleksi Paskibraka 2026, Diikuti 138 Peserta

Advertorial

Ketua DPRD Edi Purwanto Resmikan Kegiatan Sosial Kapal Rumah Sakit Apung di Tanjab Barat.
Penemuan Mayat

Daerah

Mayat Mengapung di Sungai Buta – Buta Kecamatan Mendahara Ditemukan Warga

Bangko

Pada Globay Tiger Day 2025 Bupati M. Sukur Ingatkan Menjaga Lingkungan dan Hewan

Nasional

Instruksi Tegas Mendagri: Pemda Wajib Percepat Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024

Advertorial

Merayakan 78 Tahun Pengabdian: Polres Tebo Gelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara
Juara 3 Stand Terbaik

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Raih Juara 3 Stand Terbaik Jambi Mantap Fest 2026