Jakarta, http://Eksisjambi.com– Rencana kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) yang akan digelar oleh Sekretariat Nasional (SEKNAS) Aliansi Merah Putih, gabungan organisasi ASN PPPK lintas profesi, resmi dibatalkan.
Pembatalan tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan bernomor 50/SEK-NAS/AMP/IX/2026 tertanggal 3 September 2026 yang ditujukan kepada Kapolri melalui Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri di Jakarta.
Sebelumnya, Silatnas dijadwalkan berlangsung pada Senin, 7 September 2026, dengan melibatkan sekitar 10.000 peserta dari berbagai organisasi PPPK lintas profesi. Kegiatan tersebut rencananya dipusatkan di parkiran Masjid Istiqlal Jakarta, dengan titik kumpul di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat.
Dalam agenda tersebut, Aliansi Merah Putih membawa sejumlah tuntutan terkait masa depan ASN PPPK, termasuk mendesak pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) khusus mengenai pengangkatan dan pengembangan karier PPPK.
Adapun tuntutan yang sebelumnya akan disampaikan dalam Silatnas meliputi:
Pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu pada tahun 2026 untuk seluruh profesi, baik tenaga teknis, tenaga kesehatan (nakes), maupun guru.
Pengangkatan PPPK Penuh Waktu menjadi PNS pada tahun 2027 untuk seluruh profesi tanpa membatasi faktor usia.
Realisasi pengembangan karier bagi seluruh ASN PPPK pada tahun 2026.
Pengalihan sumber pembiayaan gaji ASN PPPK dari APBD ke APBN.
Namun, setelah adanya pertemuan antara Ketua Forum yang tergabung dalam Aliansi Merah Putih dengan Wakil Ketua DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H, pada Kamis (3/9/2026) pukul 14.00 WIB, terjadi kesepakatan terkait penyampaian aspirasi tersebut.
Dalam kesepakatan itu, seluruh tuntutan Aliansi Merah Putih disebut akan diakomodasi, dengan syarat pada 7 September 2026 Aliansi Merah Putih bersama para ketua forum menyerahkan data PPPK dan PPPK Paruh Waktu seluruh profesi, baik teknis, tenaga kesehatan, maupun guru.
“Sehubungan dengan kesepakatan tersebut, maka kegiatan Silatnas sesuai jadwal dinyatakan dibatalkan,” demikian isi surat pemberitahuan SEKNAS Aliansi Merah Putih.
Pembatalan Silatnas ini menjadi langkah lanjutan dalam perjuangan organisasi PPPK lintas profesi untuk mendorong kepastian status, pengembangan karier, serta peningkatan kesejahteraan ASN PPPK di seluruh Indonesia.*







