Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Senin, 8 Juni 2026 - 11:58 WIB

Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, BMKG Keluarkan Peringatan

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah pantai selatan Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026) pukul 06.37 WIB. Gempa yang terjadi di kawasan perairan tersebut berpotensi memicu tsunami dan getarannya di rasakan hingga sejumlah wilayah Indonesia bagian timur.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 5,80 derajat Lintang Utara dan 125,14 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 47 kilometer.

BMKG menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang di picu oleh aktivitas subduksi lempeng di wilayah Filipina Selatan.

Mekanisme sumber gempa menunjukkan adanya aktivitas tektonik yang cukup kuat sehingga berpotensi menimbulkan tsunami di sejumlah wilayah pesisir.

Baca Juga :  Gempa M6,4 Guncang Utara Sumatra, Pusat di Sinabang

Getaran gempa di laporkan di rasakan di berbagai daerah Indonesia bagian timur dengan intensitas III hingga IV MMI.

Wilayah yang merasakan guncangan antara lain Morotai, Gorontalo Utara, Ternate, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Manado, Bitung, Palu, dan beberapa daerah lainnya.

Pada skala intensitas tersebut, getaran dapat di rasakan nyata di dalam rumah, jendela dan pintu bergetar, serta benda-benda ringan yang di gantung tampak bergoyang.

Hingga laporan ini di susun, belum terdapat informasi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut, baik di Filipina maupun wilayah Indonesia yang merasakan dampaknya.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir, untuk tetap waspada terhadap potensi tsunami. Warga di minta menjauhi pantai dan tidak melakukan aktivitas di kawasan tepi pantai maupun muara sungai hingga ada informasi resmi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Serahkan 196 SK CPNS Formasi 2019.

Selain itu, masyarakat di harapkan tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Seluruh perkembangan terkait gempa dan potensi tsunami agar selalu di pantau melalui kanal resmi BMKG.

Informasi resmi dapat di akses melalui akun media sosial Info BMKG, situs resmi BMKG, sistem peringatan dini tsunami Indonesia (InaTEWS), serta aplikasi Info BMKG dan WRS BMKG.

BMKG menegaskan bahwa masyarakat harus mengikuti arahan pemerintah daerah dan petugas di lapangan demi keselamatan bersama selama masa pemantauan potensi tsunami berlangsung.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

STIE -SAK Sukses Menggelar Wisuda Sarjana Ekonomi Angkatan XXII, Kukuhkan sebanyak 395 Mahasiswa

Daerah

Gamelan, Warisan Budaya Jawa yang Tetap Hidup di Era Digital

Daerah

Pj.Sekda Asraf Pimpin Rapat Evaluasi Pilkades Serentak

Daerah

Pemdes Koto Baru Tanah Kampung, Salurkan BLT-DD untuk Tiga Tahap.

Advertorial

Wabup Tanjab Barat Sambut Kunjungan Pengurus HMI Tanjabbar

Daerah

Gubernur Jambi Pimpin Upacara HUT Damkar ke-107, Satpol PP ke-76 dan Satlinmas ke-64

Bangko

Absen Elektronik Langsung Terhubung ke BKD Demi Meningkatkan Disiplin ASN

Daerah

Muhammadiyah Berpotensi Idul Fitri 20 Maret, Pemerintah Tunggu Hasil Rukyat