Home / Daerah / Nasional / Nasional / News / Sosbud

Sabtu, 31 Mei 2025 - 18:34 WIB

Gamelan, Warisan Budaya Jawa yang Tetap Hidup di Era Digital

eksisjambi.com,Yogyakarta – (31/05/2025) Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan musik modern, gamelan—kesenian tradisional khas Jawa—masih menunjukkan eksistensinya. Musik yang sarat filosofi dan nilai budaya ini terus dipelajari dan dimainkan, baik oleh generasi muda Indonesia maupun peminat budaya dari mancanegara.

Gamelan adalah ensambel musik tradisional yang terdiri dari berbagai instrumen seperti gong, kenong, bonang, saron, dan kendang. Musik gamelan dikenal dengan iramanya yang meditatif dan harmonis, menciptakan suasana tenang sekaligus sakral.

“Setiap tabuhan dalam gamelan punya makna. Ini bukan sekadar musik, tapi bagian dari spiritualitas dan kehidupan masyarakat Jawa,” ujar Ki Warto, seorang pengrawit senior dari Yogyakarta, saat ditemui dalam acara Festival Gamelan Nusantara yang digelar di Taman Budaya Yogyakarta akhir pekan lalu.

Baca Juga :  Wawako Azhar Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumbar

Menariknya, dalam beberapa tahun terakhir, gamelan mulai merambah dunia digital. Banyak komunitas gamelan membuat konten edukatif di YouTube dan TikTok, bahkan kolaborasi antara gamelan dan musik elektronik pun mulai populer di kalangan anak muda. Hal ini menjadi angin segar dalam pelestarian gamelan di era modern.

“Generasi muda sekarang tidak bisa dilepaskan dari teknologi. Maka, kita harus membawa gamelan ke platform yang mereka kenal,” jelas Dinda Prameswari, pendiri komunitas Gamelan Muda Berkarya.

Baca Juga :  Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegritas di Buka Langsung Bupati Romi.

Pemerintah dan lembaga kebudayaan pun turut mendukung pelestarian gamelan melalui pelatihan, festival, serta kerja sama dengan institusi pendidikan. UNESCO telah menetapkan gamelan sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia sejak 2021, yang semakin memperkuat pentingnya menjaga dan mengembangkan seni musik ini.

Musik gamelan bukan hanya peninggalan sejarah, tapi juga jembatan budaya yang menghubungkan masa lalu, kini, dan masa depan. Penulis: Redaksi Budaya Nusantara (*)

Share :

Baca Juga

Berantas Ilegal Logging

Daerah

Tutup Celah Illegal Logging Kemenhut Perketat Pengawasan di Masa Darurat Banjir

Bangko

Brigjen Pol. B Ali, S.H.,S.I.K Resmi Jabat Wakapolda Jambi

Advertorial

DPRD Jambi Nyatakan Multiyears Islamic Center Sesuai Spesifikasi, Ivan Wirata: Sudah Klir, Lanjut Pekerjaan Interior 2025

Advertorial

Kadis Hermendizal : Pembangunan RSU Pratama  Tipe D Bukit Kerman dipastikan Segera Rampung 

Daerah

Dinas Sosial Kerinci Rencanakan   Pelayanan Sosial Keliling Bagi Disabilitas
HAJI ISAM

Internasional

Haji Isam Lewat Jhonlin Marine Lines Akuisisi 12 Kapal dari Belanda dan Jepang

Advertorial

Wagub Sani : Turnamen Ekshibisi Dies Natalis Unja Jalin Kebersamaan, Perkuat Pembangunan
Metode Baca Alquran di Provinsi jambi

Advertorial

Provinsi Jambi Kenalkan Metode 30 Menit Bisa Baca Al-Qur’an