Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:36 WIB

Pemerintah Buka Program Magang Sasar 420 Ribu Peserta

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi Nasional Tahap II Tahun 2026 sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi Semester II-2026 senilai Rp26,34 triliun. Program yang berada di bawah koordinasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tersebut memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp6,26 triliun dan ditargetkan menjangkau 420.000 peserta di seluruh Indonesia.

Kebijakan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperkuat daya saing tenaga kerja nasional, sekaligus mengurangi kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi pencari kerja atau skill mismatch yang masih menjadi tantangan di pasar tenaga kerja Indonesia.

Dalam program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,14 triliun untuk Program Magang Nasional yang menyasar 150.000 lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi. Melalui program ini, peserta akan mendapatkan pengalaman kerja langsung di perusahaan mitra sehingga memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Sementara itu, Program Pelatihan Vokasi Nasional mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp2,12 triliun. Program ini ditujukan bagi 220.000 lulusan SMA/SMK serta 50.000 pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Pelatihan yang diberikan dirancang untuk meningkatkan kompetensi kerja peserta agar lebih siap memasuki pasar kerja maupun berwirausaha.

Baca Juga :  Tertibkan PKL Pasar Talang Banjar, Gubernur Al Haris: Ini Bentuk Kecintaan Terhadap Kota Jambi

Program Magang Nasional Terus Diperluas

Program Magang Nasional yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2025 menunjukkan hasil yang positif. Pada tahun perdananya, program tersebut berhasil menjaring sekitar 102.600 peserta dari total 370.500 pendaftar yang mengikuti seleksi.

Pelaksanaan program dilakukan dalam tiga gelombang (batch) dan melibatkan sedikitnya 8.048 perusahaan mitra dari berbagai sektor industri di seluruh Indonesia. Keberhasilan tersebut mendorong pemerintah untuk memperluas cakupan program secara signifikan pada tahun 2026.

Pemerintah berharap perluasan program ini dapat mempercepat penyerapan tenaga kerja muda, meningkatkan produktivitas nasional, serta mendukung target pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Peserta Mendapat Uang Saku dan Jaminan Sosial

Baca Juga :  Bupati Monadi Pimpin Upacara Harganas ke-33

Selain memperoleh pengalaman kerja dan peningkatan keterampilan, peserta Program Magang Nasional juga mendapatkan berbagai fasilitas dan perlindungan selama mengikuti program.

Peserta berhak menerima uang saku bulanan yang besarannya disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi tempat magang berlangsung.

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara penuh, meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Seluruh iuran program jaminan sosial tersebut ditanggung pemerintah selama masa magang berlangsung.**

Melalui program ini, pemerintah optimistis dapat menciptakan tenaga kerja yang lebih kompeten, adaptif terhadap perkembangan industri, serta mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang di era transformasi digital.

Program magang dan pelatihan vokasi nasional ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dengan menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan, produktivitas, dan daya saing global.**

 

Share :

Baca Juga

Ramala Shio Hari ini

Daerah

Shio Naga Bersinar, Shio Kambing Diminta Lebih Waspada

Daerah

Wako Ahmadi Hadiri ISPE 2022

Daerah

TP PKK Kota Sungai Penuh Hadiri Launching Pembinaan Posyandu 6 SPM di Desa Aur Duri
Longsor di Kota Sungai Penuh

Daerah

Longsor Terjadi di KM 13 Puncak Kota Sungai Penuh

Advertorial

Ketua DPRD Edi Purwanto Resmikan Kegiatan Sosial Kapal Rumah Sakit Apung di Tanjab Barat.

Daerah

Asal Usul Pusaka Rantai Babi: Sejarah Mistik Nusantara Yang Terlupakan

Bangko

Antusias Babhinsa Dalam Mengikuti Rapat Persiapan MTQ Tingkat Kecamatan

Daerah

Rupiah Melemah ke Rp17.933 per Dolar AS pada Pembukaan Perdagangan