Sungai Penuh, http://Eksisjambi.com– Hujan deras tanpa henti yang mengguyur Kota Sungai Penuh dan sekitarnya sejak semalam mengakibatkan terjadinya longsor hebat di kawasan lereng bukit sepanjang jalan nasional.
Insiden tersebut terjadi pada Kamis pagi, sekitar pukul 08.00 WIB, tepatnya di Jalur Puncak KM 13 Panorama Via Tapan.
Material tanah dari lereng pinggir jalan nasional di laporkan melorot deras ke jurang perbukitan setelah kondisi tanah jenuh akibat curah hujan ekstrim.
Longsor juga terjadi di jalan nasional Via Tapan dan kawasan permukiman warga Panorama, di mana bagian belakang beberapa rumah tampak mulai amblas terseret material tanah dan air bercampur lumpur kuning.
Dalam pantauan video yang beredar di media sosial, khususnya unggahan reel Facebook pada Kamis (28/11/2025), terlihat jelas kondisi tanah yang runtuh ke arah jurang di belakang hunian warga.
Salah satu Natizen mengunggah video dari lokasi dan tampak bergegas menjauh karena khawatir terjadi longsor susulan.
Sejumlah rumah warga di laporkan berada dalam kondisi kritis. Pondasi rumah-rumah di area panorama terlihat menggantung ke arah jurang yang di perkirakan memiliki kedalaman sekitar 50 meter.
Hingga berita ini di turunkan, belum ada informasi pasti apakah ada rumah yang ikut terseret sepenuhnya ke dalam jurang maupun apakah terdapat korban jiwa.
Petugas terkait masih melakukan pemantauan dan di perkirakan akan segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, mengingat curah hujan di prediksi masih berpotensi berlanjut.
Warga sekitar di imbau untuk tetap waspada, menghindari area rawan longsor, serta segera melapor kepada aparat jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah lanjutan.(*)







