Kerinci, – Di balik keindahan alam Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, berdiri Gunung Kunyit yang di kenal sebagai salah satu gunung berapi aktif dengan pesona alam sekaligus kisah-kisah mistis yang di wariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.
Gunung yang berada di kawasan pegunungan Bukit Barisan ini tidak hanya menjadi tujuan para pendaki, tetapi juga menyimpan berbagai legenda yang membuatnya di selimuti aura misterius. Mulai dari keberadaan area sakral bernama Taman Dewa, kisah pencarian ilmu kebatinan, hingga jalur pendakian yang masih menjadi habitat satwa liar seperti harimau Sumatra.
Salah satu misteri paling terkenal di Gunung Kunyit adalah keberadaan kawasan di dalam kawah yang di kenal masyarakat sebagai Taman Dewa atau Garden of the Gods.
Menurut cerita yang berkembang, kawasan tersebut di yakini sebagai tempat bertapa atau bermeditasi pahlawan Kerinci, Depati Parbo, saat memimpin perjuangan melawan penjajah Belanda. Karena di anggap memiliki nilai spiritual yang tinggi, lokasi ini di hormati oleh masyarakat adat dan tidak sembarang orang berani memasukinya.
Kabut yang kerap menyelimuti kawasan kawah serta aroma belerang yang menyengat semakin memperkuat kesan magis di lokasi tersebut.
Selain di kenal sebagai gunung berapi aktif, Gunung Kunyit juga sering di kaitkan dengan aktivitas spiritual.
Banyak cerita masyarakat menyebutkan bahwa gunung ini kerap di datangi orang-orang yang ingin mendalami ilmu kebatinan atau melakukan ritual tertentu. Meski demikian, kepercayaan tersebut merupakan bagian dari tradisi lisan masyarakat dan belum memiliki bukti ilmiah.
Masyarakat setempat tetap mengimbau setiap pengunjung agar menjaga sopan santun, menghormati adat istiadat, serta tidak melakukan tindakan yang di anggap melanggar norma ketika berada di kawasan gunung.
Nama Gunung Kunyit di percaya berasal dari kandungan belerang yang cukup tinggi di kawasan gunung tersebut.
Aroma belerang yang kuat berpadu dengan hutan awan yang selalu di selimuti kabut tebal menciptakan suasana yang eksotis sekaligus menyeramkan. Kondisi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta alam yang ingin merasakan sensasi mendaki gunung dengan panorama berbeda.
Pendakian menuju puncak Gunung Kunyit umumnya di mulai dari Desa Talang Kemuning, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci. Lokasi ini dapat di tempuh sekitar satu jam perjalanan dari Kota Sungai Penuh.
Sepanjang perjalanan, pendaki akan melewati hutan hujan tropis yang masih sangat alami, kawasan hutan awan, hingga lahan basah yang menjadi habitat berbagai flora langka.
Salah satu keunikan jalur ini adalah banyaknya tumbuhan kantong semar (Nepenthes) yang tumbuh secara alami di sepanjang trek pendakian.
Selain memiliki kekayaan flora, kawasan Gunung Kunyit juga merupakan habitat berbagai satwa liar.
Pendaki kerap menemukan jejak tapir, burung endemik, hingga tanda-tanda perlintasan harimau Sumatra. Oleh sebab itu, para pendaki di sarankan melakukan pendakian secara berkelompok, mematuhi arahan pemandu lokal, serta tidak berjalan sendirian terutama saat malam hari.
Keindahan panorama Gunung Kunyit di padukan dengan cerita legenda yang berkembang di tengah masyarakat menjadikan gunung ini sebagai salah satu destinasi wisata alam yang unik di Kabupaten Kerinci.
Meski kisah-kisah mistis menjadi bagian dari daya tariknya, pengunjung tetap di imbau menyikapinya sebagai warisan budaya dan tradisi lisan masyarakat. Hal yang paling penting adalah menjaga kelestarian lingkungan, menghormati adat setempat, dan selalu mengutamakan keselamatan selama melakukan pendakian.**







