Jakarta, http://Eksisjambi.com – Di tengah dinamika ekonomi global yang di pengaruhi kenaikan harga minyak dunia serta pelemahan nilai tukar rupiah, DPR RI bergerak cepat mengambil peran sebagai mediator dengan memperkuat koordinasi lintas lembaga guna menjaga stabilitas ekonomi nasional dan melindungi daya beli masyarakat.
Langkah tersebut di wujudkan melalui pertemuan antara Pimpinan DPR RI, Komisi XI DPR RI, dan Badan Anggaran (Banggar) bersama para pemangku kebijakan ekonomi nasional. Pertemuan itu melibatkan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Dewan Ekonomi Nasional (DEN), serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Koordinasi tersebut bertujuan merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan ekonomi global, sekaligus memastikan kondisi ekonomi domestik tetap terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian dunia.
Hasil dari sinergi lintas lembaga itu mulai terlihat melalui sejumlah kebijakan konkret. Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan di nilai berhasil menjaga kepercayaan investor sehingga aliran modal asing tetap masuk ke Indonesia.
Di sisi lain, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga terus di jaga agar tetap sehat dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Tak hanya di sektor fiskal dan moneter, pemerintah bersama DPR RI juga mengambil langkah strategis di sektor energi. Salah satunya dengan menurunkan harga gas industri berbasis LNG dari kisaran USD 20–23 menjadi USD 13 per MMBTU.
Kebijakan tersebut di harapkan dapat mengurangi beban biaya produksi industri nasional, meningkatkan daya saing pelaku usaha, serta mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam skala besar.
DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal implementasi berbagai kebijakan pro-rakyat tersebut agar manfaatnya benar-benar di rasakan masyarakat, khususnya dalam menjaga keberlangsungan industri, mempertahankan lapangan pekerjaan, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Melalui sinergi antara lembaga legislatif dan pemerintah, DPR RI optimistis stabilitas ekonomi Indonesia dapat terus terjaga sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi global sekaligus melindungi kesejahteraan masyarakat.**







