WASHINGTON D.C. http://Eksisjambi.com – Perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat pada 4 Juli kemarin berlangsung meriah dengan parade udara spektakuler yang menampilkan sejumlah pesawat militer paling canggih milik Angkatan Udara Amerika Serikat. Momen tersebut menjadi bagian dari peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat sekaligus unjuk kekuatan teknologi dirgantara negara tersebut.
Sorotan utama parade udara adalah kemunculan pesawat kepresidenan baru, Boeing VC-25B, yang terbang melintasi kawasan National Mall. Pesawat tersebut dikawal oleh empat jet tempur siluman Lockheed Martin F-22 Raptor.
Menariknya, pesawat tersebut terpantau menggunakan tanda panggil (callsign) Air Force One pada layanan pelacakan penerbangan. Callsign tersebut secara resmi hanya digunakan ketika Presiden Amerika Serikat berada di dalam pesawat Angkatan Udara AS. Presiden Donald Trump dilaporkan pertama kali menggunakan pesawat tersebut dalam penerbangan resmi pada pekan sebelumnya.
Setelah pesawat kepresidenan melintas, parade dilanjutkan dengan penampilan dua pesawat pengebom siluman Northrop Grumman B-2 Spirit. Pesawat ini dikenal sebagai salah satu bomber strategis paling canggih di dunia berkat teknologi siluman yang membuatnya sulit dideteksi radar.
Atraksi udara berikutnya menghadirkan Rockwell B-1B Lancer, pesawat pengebom supersonik yang memiliki sayap variabel sehingga dapat dilipat ke belakang untuk meningkatkan kecepatan saat terbang. Pesawat ini diketahui baru-baru ini dikerahkan ke Inggris dalam misi militer Operation Epic Fury.
Parade juga menampilkan kemampuan logistik Angkatan Udara AS melalui kehadiran Boeing C-17 Globemaster III. Pesawat angkut strategis tersebut dirancang untuk mengangkut pasukan, kendaraan militer, hingga limusin kepresidenan Amerika Serikat.
Selain itu, dua pesawat tanker pengisian bahan bakar di udara, yakni Boeing KC-46 Pegasus dan Boeing KC-135 Stratotanker, turut ambil bagian dalam parade. Keduanya memiliki peran penting dalam mendukung operasi udara jarak jauh sekaligus mampu mengangkut personel maupun logistik.
Sebagai penutup, langit Washington D.C. kembali dihiasi formasi pesawat tempur modern yang terdiri atas Boeing F/A-18 Super Hornet, Lockheed Martin F-35B Lightning II milik Korps Marinir Amerika Serikat, serta Lockheed Martin F-22 Raptor.
Parade udara tersebut menjadi salah satu atraksi utama dalam rangkaian peringatan 250 tahun Amerika Serikat. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat yang memadati kawasan National Mall, demonstrasi udara ini juga memperlihatkan kemampuan teknologi dan kesiapan armada udara militer Negeri Paman Sam di hadapan publik nasional maupun dunia.*







