Eksisjambi.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus bertambah.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis per Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 17.20 WIB, sedikitnya 38 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut. Selain korban meninggal, 23 orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara sekitar 2.000 warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
BNPB menjelaskan bahwa proses pendataan masih terus berlangsung di sejumlah wilayah terdampak. Tim gabungan dari BNPB, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, serta relawan masih melakukan evakuasi korban, pencarian, dan penanganan darurat di lapangan.
Selain fokus pada penyelamatan korban, pemerintah juga terus menyalurkan bantuan logistik serta mendirikan pos-pos pengungsian untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak gempa.
BNPB mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait kondisi gempa maupun potensi bencana susulan.
Hingga berita ini diterbitkan, data korban masih bersifat sementara dan sangat mungkin berubah seiring berlangsungnya proses pendataan, evakuasi, serta penanganan di lokasi bencana.
Data Sementara Korban Gempa M7,7 Flores (15 Agustus 2026 Pukul 17.20 WIB)
- Meninggal dunia: 38 orang
- Luka-luka: 23 orang
- Mengungsi: sekitar 2.000 orang
Pemerintah bersama seluruh unsur penanganan bencana terus berupaya mempercepat proses evakuasi dan pemulihan bagi masyarakat yang terdampak gempa di wilayah Flores dan sekitarnya.*







