Jakarta, Eksisjambi.com – Harga kopi di pasar internasional kembali menunjukkan tren positif pada perdagangan Minggu, 27 September 2026. Baik kopi Arabika maupun Robusta mengalami penguatan, memberikan sentimen positif bagi pelaku industri kopi, termasuk petani dan eksportir.
Berdasarkan data perdagangan internasional, harga Kopi Arabika (ICE US) tercatat berada di level 278,60 sen AS per pon (¢/lb). Jika di konversikan ke rupiah, nilainya setara sekitar Rp110.100 per kilogram.
Sementara itu, Kopi Robusta (ICE EU) di perdagangkan di level US$3.367 per ton atau sekitar US$3,367 per kilogram, yang setara dengan sekitar Rp60.400 per kilogram.
Kenaikan harga kedua jenis kopi ini mencerminkan masih kuatnya permintaan global di tengah dinamika pasokan dari sejumlah negara produsen utama dunia.
Meski demikian, harga internasional tersebut merupakan acuan di bursa komoditas global dan tidak secara langsung mencerminkan harga yang di terima petani di tingkat lokal.
Harga kopi di daerah penghasil masih di pengaruhi berbagai faktor, seperti kualitas biji, kadar air, biaya distribusi, kurs rupiah terhadap dolar AS, serta mekanisme pasar di masing-masing wilayah.
Indonesia sebagai salah satu produsen kopi terbesar dunia memiliki potensi untuk memanfaatkan tren penguatan harga global ini.
Daerah penghasil kopi seperti Kerinci, Gayo, Toraja, dan sejumlah sentra lainnya di harapkan dapat memperoleh manfaat apabila tren positif tersebut terus berlanjut.
Pelaku usaha tetap di sarankan untuk terus memantau perkembangan harga internasional karena pergerakan pasar kopi sangat di pengaruhi oleh kondisi cuaca, produksi global, permintaan ekspor, hingga fluktuasi nilai tukar mata uang.
Harga Kopi Internasional 27 September 2026
- Arabika (ICE US): 278,60 ¢/lb (sekitar Rp110.100/kg)
- Robusta (ICE EU): US$3,367/kg (sekitar Rp60.400/kg)
Catatan: Nilai konversi ke rupiah merupakan perkiraan dan dapat berubah mengikuti kurs dolar AS.*







