Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Selasa, 29 September 2026 - 13:06 WIB

Harga Kopi Dunia Melonjak, Arabika Tembus Level Tertinggi Dua Pekan

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta, Eksisjambi.com – Harga kopi dunia ditutup menguat tajam pada perdagangan Senin setelah kekhawatiran terhadap potensi cuaca kering di Brasil memicu aksi beli investor. Kondisi tersebut terjadi di tengah fase pembungaan tanaman kopi yang dinilai sangat menentukan hasil panen musim 2026/2027.

Kontrak kopi arabika Desember (KCZ26) ditutup naik 10,15 poin atau 3,64 persen, sementara kontrak kopi robusta ICE November (RMX26) menguat 45 poin atau 1,34 persen.

Kenaikan tersebut membawa harga arabika ke level tertinggi dalam dua pekan, sedangkan robusta mencapai posisi tertinggi dalam satu pekan.

Sentimen utama yang mendorong penguatan berasal dari prakiraan cuaca di Brasil. Lembaga meteorologi Climatempo menyebut peluang hujan di wilayah Minas Gerais, daerah penghasil kopi arabika terbesar di Brasil, diperkirakan masih sangat terbatas sepanjang pekan depan.

Kondisi kering pada fase pembungaan dikhawatirkan dapat mengganggu perkembangan bunga dan berpotensi memengaruhi produktivitas panen kopi Brasil musim 2026/2027. Kekhawatiran tersebut memicu investor melakukan aksi beli kembali (short covering) sehingga harga kopi melonjak tajam.

Baca Juga :  Norwegia Cetak Sejarah, Singkirkan Brasil dari Piala Dunia 2026

Meski demikian, dalam sekitar satu bulan terakhir harga kopi sempat mengalami tekanan cukup besar akibat ekspektasi meningkatnya pasokan global.

Pada 10 September lalu, International Coffee Organization (ICO) memproyeksikan produksi kopi dunia musim 2025/2026 mencapai rekor 183,6 juta karung, naik 4,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara konsumsi diperkirakan turun 0,9 persen menjadi 180,6 juta karung.

Dengan kondisi tersebut, pasar kopi global diperkirakan mengalami surplus sekitar 3 juta karung, yang menjadi surplus pertama dalam lima tahun terakhir.

Dari sisi produksi Brasil, lembaga prakiraan panen Conab juga menaikkan estimasi produksi kopi nasional tahun 2026 menjadi 67,6 juta karung, lebih tinggi dibanding proyeksi sebelumnya sebesar 66,7 juta karung.

Produksi kopi arabika Brasil diperkirakan melonjak 34,8 persen secara tahunan menjadi 48,21 juta karung, sedangkan produksi robusta diprediksi turun 6,6 persen menjadi 19,39 juta karung.

Di sisi lain, prospek cuaca yang lebih basah masih menjadi faktor yang dapat membatasi kenaikan harga kopi.

Baca Juga :  New 2027 Honda Super Cub CT125 Kembali Hadir

Data Somar Meteorologia menunjukkan wilayah Minas Gerais menerima curah hujan sekitar 29,7 milimeter, atau 112 persen dari rata-rata historis, pada pekan yang berakhir 27 September. Curah hujan tersebut dinilai dapat membantu perkembangan tanaman apabila terus berlanjut.

Sementara itu di Vietnam, perusahaan meteorologi Vaisala melaporkan hujan yang melimpah dalam beberapa waktu terakhir telah meningkatkan kelembapan tanah di kawasan Dataran Tinggi Tengah, sentra produksi kopi terbesar di negara tersebut. Kondisi ini diperkirakan mendukung perkembangan buah kopi dan berpotensi meningkatkan produksi pada musim mendatang.

Pelaku pasar kini akan mencermati perkembangan cuaca di Brasil dalam beberapa pekan ke depan. Apabila kekeringan benar-benar berlanjut pada masa pembungaan, harga kopi dunia berpotensi tetap bergerak volatil dengan kecenderungan menguat. Sebaliknya, apabila curah hujan kembali normal, tekanan dari prospek surplus pasokan global dapat kembali membebani pergerakan harga kopi.*

Share :

Baca Juga

Internasional

Gempa Russia Terkuat Dalam 14 Tahun Terakhir
Fenomena Emas Indonesia

Daerah

Terungkap! Ini Penyebab Harga Emas di Indonesia Meroket Tajam
Mobile Legends Bang Bang Terbaru

Daerah

Kode Redeem MLBB 4 Maret 2026 Terbaru, Buruan Klaim Sekarang 

Daerah

Jalan Viral Sungkai–Surai Berpotensi Jadi Agrowisata Unggulan Baru di Solok Selatan

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Pimpin Rakor Pembinaan Awal Pelaksanaan Program Kegiatan OPD Tahun 2024
Pimpinan Tertinggi Iran

Internasional

Televisi Nasional Iran Umumkan Wafatnya Pemimpin Tertinggi, Pemerintah Siapkan Langkah Balasan
Pemerintah Kabupaten Kerinci resmi membuka Tes Seleksi Paskibraka 2026

Daerah

Pemkab Kerinci Resmi Buka Seleksi Paskibraka 2026, Diikuti 138 Peserta

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Secara Resmi Buka Kegiatan Pembinaan Dan Pendampingan SAKIP