Home / Artikel / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:34 WIB

Amalan Ketika Didzalimi, Ikhtiar Spiritual Memohon Keadilan Allah

Amalan Ketika di Zolimi

Amalan Ketika di Zolimi

Artikel,http://Eksisjambi.com – Dalam kehidupan, tidak jarang seseorang mengalami perlakuan tidak adil, disakiti, atau didzalimi oleh orang lain. Islam mengajarkan agar seorang hamba tidak tergesa-gesa membalas dengan keburukan, melainkan menyerahkan urusan tersebut kepada Allah SWT, Dzat Yang Maha Adil dan Maha Mengetahui segala perbuatan hamba-Nya.

Salah satu ikhtiar spiritual yang dipercaya oleh sebagian ulama dan diamalkan secara turun-temurun adalah memperbanyak doa dan bacaan Al-Qur’an sebagai bentuk pengaduan seorang hamba kepada Allah. Amalan ini diniatkan bukan untuk membalas dendam, melainkan memohon keadilan dan perlindungan dari kezaliman.

Amalan ini bersifat ikhtiar batin dan keyakinan pribadi. Bagi yang tidak berkenan, tidak ada kewajiban untuk mengamalkannya.

Tata Cara Amalan Ketika Didzalimi, Bagi yang ingin mengamalkan, dianjurkan untuk mengucapkan “qobiltu” (saya terima/menerima) dalam hati sebagai bentuk kesiapan dan kesungguhan niat.                     1. Dilakukan pada malam hari, setiap hendak tidur.

Baca Juga :  Safari Jumat di Koto Bento, Wako Alfin Ajak Jaga Lingkungan

2. Duduk dengan tenang, bersuci bila memungkinkan, lalu membaca Surat Al-Fatihah sebanyak 1.000 kali dalam satu duduk.

3. Setelah selesai membaca Al-Fatihah, berdoalah dengan penuh ketundukan, misalnya: “Ya Allah, hamba memohon keadilan-Mu atas kezaliman yang dilakukan oleh Fulan bin Fulan (sebutkan nama orang dan nama ayahnya). Hamba serahkan sepenuhnya urusan ini kepada-Mu, karena Engkau sebaik-baik Pemberi keadilan.”

4. Setelah berdoa, langsung tidur tanpa berbincang atau melakukan aktivitas lain.

Baca Juga :  Amalan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani untuk Memohon Rezeki yang Cukup dan Husnul Khatimah, Ini Bacaan Doanya

5. Amalan ini dilakukan selama 7 malam berturut-turut.

Amalan ini mengajarkan kesabaran, keikhlasan, serta keyakinan bahwa setiap perbuatan akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT. Apabila seseorang benar-benar berada dalam posisi terzalimi, maka dengan izin Allah, orang yang berbuat zalim akan merasakan akibat dari perbuatannya, baik berupa teguran, kesadaran, maupun balasan di dunia sesuai kehendak Allah.

Yang terpenting, niatkan amalan ini bukan untuk mencelakai, melainkan untuk memohon keadilan dan agar hati tetap tenang, bersih dari dendam, serta terlindung dari keburukan.

Semoga Allah SWT memberikan keadilan, kesabaran, dan ketenangan bagi setiap hamba yang sedang diuji. Aamiin. (*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kode Redeem Free Fire MAX Beredar Klaim Gratis Sebelum Kedaluwarsa

Bangko

Teng..!, Banteng Liar Liar Gaspol Untuk Menawan

Daerah

Indonesia Raja Nikel Dunia, Kuasai Produksi Global
Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, menghadiri Kenduri Sko Karang Setio Tab di Kecamatan Koto Baru

Daerah

Wako Alfin Dan Wawako Azhar Hadiri Kenduri Sko di Kecamatan Koto Baru

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Pembayaran TPP Tepat Waktu
Tahun Kuda Api 2026: Energi Besar, Peluang Terbuka Lebar

Daerah

Selamat Datang di Tahun Kuda Api 2026: Energi Besar, Peluang Terbuka Lebar

Daerah

Ketua DPRD H. Fajran Bersama Anggota Hadiri Pelantikan IPMKS-Yogyakarta Periode 2022-2023

Kerinci

Angkatan Muda Muhammadiyah, PMII dan NU Kabupaten Kerinci Siap Mengantar Kemenangan Monadi Murison