Home / Daerah / Hukum / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:30 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras Usai Rekaman Podcast di Kantor YLBHI

Aktivis Andrie Yunus

Aktivis Andrie Yunus

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman cairan yang di duga air keras oleh orang tak di kenal di Jakarta pada Kamis malam (13/3/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie menyelesaikan rekaman podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Saat itu korban sedang berjalan menuju kendaraannya di area sekitar kantor.

Berdasarkan informasi awal, seorang pelaku yang tidak di kenal tiba-tiba mendekati Andrie dan langsung menyiramkan cairan yang di duga air keras ke arah tubuhnya. Serangan tersebut berlangsung cepat sehingga korban tidak sempat menghindar.

Akibat penyiraman tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar serius di beberapa bagian tubuh. Ia kemudian segera di larikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Baca Juga :  Angka Perceraian Naik, Advokat Gugat Aturan Peran Suami-Istri ke MK

Pihak KontraS mengecam keras insiden tersebut dan menilai tindakan itu sebagai bentuk teror terhadap pembela hak asasi manusia di Indonesia. Organisasi tersebut mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk mengungkap pelaku serta motif di balik penyerangan.

KontraS juga menekankan bahwa serangan terhadap aktivis sipil merupakan ancaman serius bagi kebebasan berekspresi dan kerja-kerja advokasi hak asasi manusia. Mereka meminta negara menjamin perlindungan terhadap para pembela HAM agar dapat menjalankan tugasnya tanpa intimidasi.

Sejumlah kalangan masyarakat sipil turut mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan transparan dalam menangani kasus ini. Pengusutan yang serius di nilai penting untuk mencegah terulangnya kekerasan terhadap aktivis maupun pegiat hak asasi manusia di masa mendatang.

Kasus penyiraman air keras sebelumnya di Indonesia menunjukkan bahwa penanganan yang konsisten dan dukungan bukti yang kuat sangat menentukan keberhasilan pengungkapan pelaku.

Baca Juga :  BMKG: Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Sumatra Bagian Selatan

Secara teknis, kasus seperti ini sangat mungkin di ungkap, terutama jika penyidik memiliki akses pada:

  1. Rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian
  2. Saksi di tempat kejadian perkara (TKP)
  3. Jejak digital atau komunikasi pelaku
  4. Analisis motif dan jaringan pelaku

Namun dalam kasus yang menyangkut aktivis atau isu sensitif, pengungkapan sering kali menghadapi tantangan tambahan, seperti kemungkinan adanya pelaku yang terorganisir atau upaya mengaburkan jejak.

Karena itu, keberhasilan pengungkapan biasanya sangat bergantung pada tiga hal utama:

  • Komitmen serius aparat penegak hukum
  • Tekanan publik dan pengawasan masyarakat sipil
  • Transparansi proses penyidikan

Jika ketiga faktor tersebut berjalan kuat, peluang untuk menemukan pelaku langsung maupun dalang di baliknya akan jauh lebih besar.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Komitmen Perlindungan Wartawan, PJS Jajaki Kerjasama dengan BPJS-TK

Daerah

Bupati Kerinci Tanda Tangani MOU Kerjasama Dengan UT
Kegiatan Perempuan Berdaya Menuju Sungai Penuh Juara 2030

Daerah

Perempuan Berdaya Menuju Sungai Penuh Juara 2030, Masyarakat Diajak Ramaikan Beragam Lomba

Daerah

PWI Serahkan Merah Putih 20 Meter, Juga Siapkan 2.000 Bendera

Bangko

Kapten Inf Nofri Yudha, Beri Semangat Wasbang dan Motivasi Warga Binaan Lapas
redeem FC Mobile terbaru

Daerah

Deretan Kode Redeem FC Mobile Aktif 23 Januari 2026, Ada Gems hingga Pemain Icon OVR 108+
Mentan Amran Sulaiman

Internasional

Apresiasi Mentan: PPL Berjibaku Demi Swasembada Pangan

Advertorial

Gubernur Al Haris Dorong Perusahaan Berkontribusi Nyata Bagi Masyarakat