Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 16 April 2026 - 11:00 WIB

AS Usulkan Akses Udara untuk Pesawat Militernya, Kemenhan: Masih Tahap Kajian

Kementerian Pertahanan RI mengungkapkan usulan Amerika Serikat terkait akses udara

Kementerian Pertahanan RI mengungkapkan usulan Amerika Serikat terkait akses udara

Jakarta,http://Eksisjambi.com  – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menyatakan bahwa usulan dari Amerika Serikat terkait pembukaan akses udara bagi pesawat militernya di wilayah Indonesia masih dalam tahap kajian internal dan belum bersifat mengikat.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan, Rico Ricardo Sirait, menegaskan bahwa setiap pembahasan yang berkaitan dengan kerja sama pertahanan akan di lakukan secara hati-hati dengan mengedepankan kepentingan nasional.

Menurut Rico, usulan tersebut di sampaikan dalam bentuk letter of intent over flight clearance atau surat pernyataan minat terkait izin lintas udara. Namun, dokumen tersebut masih sebatas bahan pertimbangan dan belum menjadi keputusan resmi pemerintah Indonesia.

Baca Juga :  Indonesia dan Belarus Teken 7 Kerja Sama Strategis

“Terkait letter of intent over flight clearance, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan bahwa hal tersebut merupakan usulan dari pihak Amerika Serikat yang selanjutnya menjadi bahan pertimbangan internal pemerintah Indonesia,” ujar Rico dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).

Ia menambahkan, dalam proses pengkajian tersebut, pemerintah Indonesia tetap berpegang pada prinsip kedaulatan negara, kepentingan nasional, serta kepatuhan terhadap hukum nasional maupun hukum internasional yang berlaku.

Lebih lanjut, Kemenhan memastikan bahwa setiap bentuk kerja sama atau kesepakatan dengan negara lain, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan, akan melalui mekanisme yang ketat serta melibatkan berbagai pihak terkait di dalam negeri.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Pastikan Jalur Mudik Aman, Siagakan 22 Alat Berat dan Posko

“Semua keputusan nantinya akan mempertimbangkan aspek strategis, termasuk dampaknya terhadap stabilitas kawasan dan posisi Indonesia dalam hubungan internasional,” jelasnya.

Isu akses udara bagi pesawat militer asing menjadi perhatian publik mengingat sensitivitasnya terhadap kedaulatan wilayah. Oleh karena itu, pemerintah menegaskan komitmennya untuk bersikap transparan dan berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Hingga saat ini, belum ada keputusan final terkait usulan tersebut, dan proses kajian masih terus berlangsung di tingkat pemerintah pusat.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Wako Ahmadi : Ajak Sosialisasikan ke Seluruh Penjuru Nusantara

Advertorial

Lantik Pj. Bupati Tebo, Gubernur Al Haris Tekankan Jaga dan Kawal Pelaksanaan Pilkada 2024

Advertorial

Kapolres Kerinci Gelar Silaturahmi dan Tatap Muka dengan Wartawan

Kerinci

Partisipasi Aktif Dalam Proses Hukum, Paslon Monadi – Murison Ajukan Permohonan Sebagai Pihak Terkait ke MK

Advertorial

Sekda Sudirman Harap Platform Digital Tingkatkan Posisi Petani Sawit di Pasar Global
BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Internasional

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sumatera Barat Berpotensi Dilanda Bencana Hidrometeorologi

Daerah

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Pertama dengan Agenda Penyampaian Nota Pengantar LKPJ T.A 2025
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tetap solid

Daerah

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Solid di Tengah Dinamika Global