Kerinci, Eksisjambi.com – Kondisi udara di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh kembali menjadi perhatian warga. Pagi hari ini, Selasa (25/8/2026), kepulan asap di laporkan semakin pekat dan di sertai bau menyengat yang di rasakan masyarakat di sejumlah kawasan.
Warga mengaku mulai terganggu dengan kondisi tersebut, terutama saat melakukan aktivitas di luar rumah. Bau asap yang cukup kuat membuat sebagian masyarakat khawatir terhadap kualitas udara dan dampaknya terhadap kesehatan.
Sejumlah warga menyebut jarak pandang di beberapa titik terlihat berkurang akibat kabut asap yang menyelimuti wilayah. Kondisi ini semakin terasa pada pagi hari ketika udara masih relatif dingin.
Fenomena kabut asap dan udara kiriman dari daerah lain sebelumnya juga sempat terjadi di wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Saat itu, dan kondisi saat ini kabut yang muncul diduga kuat akibat langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Namun, dengan adanya keluhan warga terkait bau asap pada Selasa pagi ini, masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan pengecekan kondisi udara serta memastikan sumber asap yang menyelimuti wilayah tersebut.
Warga juga di imbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin tebal. Penggunaan masker dapat menjadi langkah antisipasi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Hingga berita ini di turunkan, belum ada keterangan resmi terkait sumber pasti asap dan tingkat kualitas udara di wilayah Kerinci serta Kota Sungai Penuh. Masyarakat masih menunggu hasil pemantauan dari pihak berwenang.*







