Home / Internasional / Nasional / Nasional / News

Selasa, 9 September 2025 - 08:30 WIB

Australia Bergerak 7 Cm per Tahun Menuju Indonesia,ini yang Bakal Terjadi !!

Australia Bergerak 7 Cm per Tahun Menuju Indonesia

Australia Bergerak 7 Cm per Tahun Menuju Indonesia

Dunia,Eksisjambi.com – Sebuah video yang beredar di Instagram menarik perhatian publik setelah mengungkap fakta bahwa Benua Australia bergerak mendekati Indonesia dengan kecepatan sekitar 7 cm setiap tahun.

Unggahan yang tayang pada Rabu (3/9/2025) itu memperlihatkan ilustrasi pergerakan benua yang disebut “sepanjang ibu jari” setiap tahun, Dalam keterangan video disebutkan, jika pergerakan ini terus berlangsung, dalam kurun waktu 50 juta tahun Australia akan bertabrakan dengan Papua Nugini dan kawasan Indonesia Timur, membentuk pegunungan raksasa yang jauh lebih besar daripada yang ada saat ini.

Heri Andreas, ahli geologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), membenarkan informasi tersebut.

“Ya, lempeng Australia memang bergerak 7 cm per tahun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pergerakan ini memakan waktu sangat panjang hingga puluhan juta tahun. Ketika benua Australia bertemu dengan Lempeng Eurasia di sekitar Indonesia, maka akan terbentuk zona subduksi.

Baca Juga :  Menag Tegaskan Peran Vital KUA, Bukan Sekadar Kantor Administratif Negara

“Zona subduksi inilah yang menjadi sumber gempa bumi besar, atau lebih dikenal dengan istilah megathrust,” tutur Heri. Kondisi tersebut membuat wilayah Indonesia, khususnya bagian barat dan selatan yang berbatasan dengan Samudra Hindia, berisiko tinggi mengalami gempa bumi besar hingga tsunami.

Peneliti gempa bumi dari BRIN, Mudrik Rahmawan Daryono, menambahkan, tabrakan Benua Australia dengan Asia Tenggara nantinya akan memperkuat jalur Ring of Fire, yaitu sabuk gunung api dan gempa bumi yang membentang di lingkar Samudra Pasifik.

“Tabrakan itu akan membentuk rangkaian gunung api aktif baru sekaligus memperluas jalur gempa dunia,” jelas Mudrik.

Baca Juga :  Syahrial Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua IWO Kabupaten Tebo

Sementara itu, Profesor Zheng-Xiang Li dari Curtin University, Australia, menyoroti dampak ekosistem akibat pergeseran benua ini dan Ia juga menyebutkan bahwa pergerakan Australia menuju Asia akan mengubah iklim di wilayah tersebut dan perlahan menyatukan ekosistem Australia dengan Asia.

“Hal ini dapat menimbulkan perubahan besar pada spesies unik seperti kanguru, platipus, dan wombat yang selama ini berevolusi secara terisolasi,” ungkapnya.

Meski proses ini berlangsung dalam skala waktu yang sangat panjang puluhan juta tahun, para ilmuwan menegaskan bahwa masyarakat Indonesia tetap harus waspada. Pergeseran lempeng tektonik sudah sejak lama menjadi penyebab utama aktivitas gempa bumi dan tsunami di kawasan Nusantara.(*)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Penyebab Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Masih Diselidiki

Daerah

Kode Redeem Garena Free Fire Terbaru Maret 2026, Klaim Skin
SEKDA Alpian

Daerah

Sekda Alpian Buka Manasik Haji Tingkat TK di Kota Sungai Penuh
Bank 🏦 Jambi

Daerah

Layanan ATM dan M-Banking Bank Jambi Masih Lumpuh Nasabah Terpaksa Antre di Teller

Bangko

Jelang Hari Bhayangkara ke 80 Kapolres Merangin Tekankan Pembinaan Humanis Ruang Tahanan Khusus Anak di Lapas Kelas IIB Bangko

Advertorial

Provinsi Jambi Berhasil Dapatkan Pengampuan KJSU

Daerah

Kode Redeem Roblox Terbaru 13 Juni 2026, Klaim Item Gratis

Daerah

Nazif Ediyanto: Armada Damkar dan Petugas Kabupaten Kerinci Masih Kurang