Home / Daerah / Internasional / Kota Sungai Penuh / News

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:19 WIB

KPK dan MA Perkuat Integritas Aparatur Peradilan, Tutup Celah Korupsi di Jantung Keadilan

KPK

KPK

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Upaya menutup celah korupsi di lingkungan peradilan terus di perkuat melalui sinergi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Mahkamah Agung (MA).

Komitmen tersebut di wujudkan dalam Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Individu bagi hakim serta pegawai Kepaniteraan MA, yang di gelar di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Senin kemarin.

Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menegaskan bahwa penguatan integritas personal aparatur peradilan merupakan fondasi utama dalam menjaga keadilan dan memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga hukum.

Menurutnya, banyak perkara korupsi justru bermula dari pengabaian nilai-nilai integritas yang seharusnya di junjung tinggi oleh penegak hukum.

Baca Juga :  Ketua DPRD H.Fajran Hadiri Penutupan Kejurnas Paralayang dan Gantole Troi II 2022

“Integritas bukan hanya soal kepatuhan pada aturan, tetapi komitmen moral yang harus melekat dalam setiap pengambilan keputusan. Ketika integritas di abaikan, di situlah celah korupsi mulai terbuka,” ujar Ibnu Basuki.

Kegiatan ini di ikuti oleh lebih dari 600 hakim dan pegawai Kepaniteraan MA, sebagai bentuk komitmen kolektif untuk menutup ruang terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan peradilan.

Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial, Dwiarso Budi Santiarto, menekankan bahwa pakta integritas menjadi instrumen penting dalam membangun budaya kerja yang bersih dan profesional.

Dan Ia menegaskan bahwa komitmen ini harus di wujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar dokumen administratif.

Baca Juga :  Kepatuhan LHKPN 2025 Capai 94,89 Persen, KPK Temukan Puluhan Indikasi Korupsi

Senada dengan itu, Hakim Agung Heru Pramono menyampaikan bahwa kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan sangat bergantung pada konsistensi perilaku aparatur peradilan dalam menjaga independensi dan integritas.

KPK memandang penandatanganan pakta integritas ini bukan sebagai formalitas belaka, melainkan sebagai “pengunci gerbang terakhir” dalam menjaga marwah keadilan.

Dengan komitmen tersebut, di harapkan praktik gratifikasi, intervensi, maupun transaksi perkara dapat di cegah secara sistematis.

Melalui sinergi KPK dan MA ini, palu hakim di harapkan kembali menjadi simbol keadilan yang murni bukan alat tawar-menawar, melainkan penentu putusan yang berlandaskan hukum, nurani, dan integritas.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemerintah Lunasi Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun kepada Bank Indonesia

Daerah

Beredar Surat Telegram TNI Soal Status Siaga 1, KSAD Tegaskan Tidak Ada Perintah Resmi

Daerah

Pemkab Kerinci Dukung Gerakan Gubernur Jambi ASN Beli Beras Lokal
Mahkamah konstitusi

Internasional

Psikolog dan Advokat Gugat Aturan Pensiun Seumur Hidup Anggota DPR ke MK
Tim Disiplin BKPSDMD Kabupaten Kerinci melaksanakan sidak di Puskesmas Tamiai

Daerah

Tim Disiplin DPKA BKPSDMD Kerinci Sidak Puskesmas Tamiai, Tegakkan Disiplin ASN
Kode Redeem MLBB 5 Agustus 2026

Daerah

Kode Redeem Mobile Legends (MLBB) 5 Agustus 2026 Buruan Klaim 

Daerah

Hari Pertama Ngantor, Kades Jon Afrizal Pimpin Penyaluran Bantuan Korban Banjir

Advertorial

Kadis PUPR Kabupaten Kerinci Turun Ke Lokasi Pembersihan Material Longsor di Pungut