Jakarta, http://Eksisjambi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 29 hingga 31 Desember. Dalam rentang waktu tersebut, sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan sangat lebat, yang dapat disertai angin kencang.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, peringatan ini dikeluarkan sebagai langkah antisipasi dan kewaspadaan dini menghadapi potensi cuaca ekstrem menjelang pergantian tahun.
“Secara umum, hingga saat ini zona merah hujan sangat lebat hingga ekstrem masih nihil. Namun, terdapat potensi hujan sangat lebat pada 31 Desember di Provinsi Aceh yang perlu mendapat perhatian khusus,” ujar Teuku Faisal dalam keterangan resminya.
BMKG juga mencatat potensi angin kencang di sejumlah wilayah yang berbeda setiap harinya. Pada 29 Desember, angin kencang diperkirakan melanda Kepulauan Riau. Selanjutnya, pada 30 Desember, potensi serupa diprediksi terjadi di Bengkulu dan Sulawesi Selatan. Sementara pada 31 Desember, wilayah yang berpotensi terdampak angin kencang meluas meliputi Bengkulu, Sulawesi Selatan, Banten, Lampung, dan Sumatera Barat.
Selain angin kencang, BMKG memprediksi hujan lebat masih akan mendominasi wilayah Sumatera bagian selatan dan Pulau Jawa selama tiga hari ke depan. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko banjir, genangan, tanah longsor, serta gangguan aktivitas masyarakat, terutama di daerah rawan bencana.
Meski demikian, BMKG menyampaikan kabar positif bahwa intensitas hujan diperkirakan akan berangsur menurun. Memasuki awal Januari, hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi berubah menjadi hujan ringan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, serta menghindari aktivitas berisiko tinggi saat terjadi hujan lebat dan angin kencang, terutama pada malam pergantian tahun.***







