Home / Daerah / Hukum / Kerinci / Nasional / News / Peristiwa

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:28 WIB

Kejari Sungai Penuh Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi PJU Kerinci, Audit BPKP Jadi Penentu

Eksisjambi.com,Sungai Penuh – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh terus menggencarkan proses hukum terhadap kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2023, yang diduga merugikan keuangan negara dalam jumlah signifikan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya, pihak Kejaksaan kini tinggal menunggu penyerahan hasil audit resmi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melangkah ke tahap berikutnya, yakni penetapan tersangka. Sejumlah nama calon tersangka bahkan telah dikantongi oleh tim penyidik Kejari Sungai Penuh.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat setelah tim penyelidik Kejari Sungai Penuh melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci beberapa waktu lalu. Langkah itu menandai keseriusan penegak hukum dalam mengusut tuntas indikasi penyelewengan anggaran proyek PJU senilai Rp 5,4 miliar tersebut.

Baca Juga :  Ringgit Masuk 20 Mata Uang Paling Berpengaruh 

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sungai Penuh, Yogi Purnomo, SH saat dikonfirmasi menyatakan bahwa proses penyidikan terus berjalan secara intensif. “Kami saat ini masih menunggu hasil audit resmi dari BPKP. Audit tersebut penting untuk memastikan besaran kerugian negara sebelum penetapan tersangka dilakukan secara sah,” tegas Yogi.

Saat disinggung mengenai calon tersangka, Yogi membenarkan bahwa penyidik telah mengantongi beberapa nama. “Sudah ada calon tersangkanya. Yang pasti, jumlahnya lebih dari dua orang. Bisa tiga, atau bahkan lebih, tergantung dari perkembangan alat bukti yang kami kumpulkan,” ungkapnya.

Namun demikian, pihak Kejari masih menahan diri untuk membuka identitas para calon tersangka kepada publik. Hal ini dilakukan demi menjaga objektivitas penyidikan dan tidak mengganggu proses hukum yang tengah berjalan.

Baca Juga :  Rajab, Bulan Pulang: Ketika Hati Dilunakkan dan Pintu Ampunan Dibuka

“Prinsipnya, kami akan menetapkan tersangka setelah semua berkas rampung dan hasil audit dari BPKP diserahkan kepada kami. Itu menjadi dasar yang sah untuk melanjutkan proses hukum secara formal,” lanjutnya.

Sebagai catatan, Kejaksaan Negeri Sungai Penuh telah melakukan serangkaian langkah penyidikan sejak beberapa bulan lalu, termasuk pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci serta pimpinan DPRD terkait proyek PJU tahun anggaran 2023. Proyek tersebut diduga menjadi ladang korupsi yang menyebabkan kerugian negara yang cukup besar.

Publik kini menanti ketegasan Kejaksaan Negeri Sungai Penuh dalam menuntaskan kasus ini hingga ke meja hijau, sebagai bentuk penegakan hukum dan komitmen pemberantasan korupsi di daerah.(*)

 

Share :

Baca Juga

Bupati Anwar Sadat

Daerah

Bupati Anwar Sadat Lepas Kontingen Sepak Bola Tanjab Barat ke Gubernur Cup Jambi 2026

Daerah

La Niña Menyapa Wilayah Kita, BMKG Prediksi Akan Berganti Kemarau Panjang El Niño
Gerakan Pramuka Kerinci

Daerah

Wabup H. Murison Resmi Buka Jambore Ranting dan Pesta Siaga Pramuka Wilayah III Tahun 2025
Apeksi outlook 2026

Kota Sungai Penuh

Wako Alfin Hadiri APEKSI Outlook 2026 di Bandar Lampung

Daerah

Wako Ahmadi : Ajak Sosialisasikan ke Seluruh Penjuru Nusantara

Daerah

Rehab Jalan Pendung Hiang, Karena Responsif Walikota Terhadap Aspirasi Masyarakat

Advertorial

Wabup Ami Taher Hadiri Pencanangan Zona Integritas WBK dan WBBM Polres Kerinci

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Bersama Ketua TP-PKK Resmikan Jembatan Di Parit Selamat Kecamatan Sebrang Kota