Home / Daerah / Nasional / News / Tanjab Timur

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:51 WIB

Bupati Dillah Hikmah Harap Kadin Tanjabtim jadi Motor Pembangkit Ekonomi Daerah 

Oplus_131072

Oplus_131072

Tanjab Timur,http://Eksisjambi.com  –  Bupati Tanjab Timur, Dillah Hikmah Sari, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musyawarah Kabupaten (Muskab) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tanjabtim yang pertama di tingkat kabupaten.

Kegiatan tersebut di gelar di Aula Rumah Dinas Bupati dengan mengusung tema ” Meningkatkan Peran Kadin dalam Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan yang Merata di Kabupaten Tanjabtim, Rabu (6/5/2026).

“Alhamdulillah, hadirnya Kadin di Tanjabtim menjadi harapan baru. Selama ini sempat vakum, dan saya berharap ke depan mampu membawa daerah ini lebih maju,” ujar Dillah dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Tanjabtim memiliki potensi besar di sektor perkebunan, pertanian, dan kemaritiman. Potensi tersebut, menurutnya, harus didorong melalui program nyata, termasuk penguatan UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing.

Baca Juga :  PJs. Walikota Sungai Penuh Temawisman : ASN Boleh Ikut Mendengarkan Kampanye Politik

Namun, di balik potensi tersebut, Dillah juga mengungkapkan berbagai tantangan yang masih dihadapi daerahnya. Ia mengakui Tanjabtim saat ini masih menjadi kabupaten dengan angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Jambi, yakni mencapai 23,9 persen. Selain itu, persoalan stunting, sanitasi, serta akses air bersih masih menjadi pekerjaan rumah serius.“Ini kenyataan yang harus kita hadapi. IPM kita juga masih terendah di Provinsi Jambi. Ketika saya ke kementerian, sering disinggung soal kondisi ini, tapi memang itulah realitas di lapangan,” ungkapnya.

Menurut Dillah, salah satu akar persoalan utama adalah keterbatasan infrastruktur, khususnya jalan. Saat awal menjabat, kondisi jalan mantap di Tanjabtim hanya berada di angka 16,6 persen, dan saat ini telah meningkat menjadi 25,5 persen.

Baca Juga :  Sejarah Kerinci Diakui Dunia Melalui Bukti Ilmiah

Meski mengalami peningkatan, ia menilai hal tersebut belum cukup untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan. Kondisi jalan yang rusak masih berdampak pada rendahnya harga jual komoditas masyarakat, seperti kelapa sawit. “Di dekat pabrik, harga sawit bisa Rp3.600 per kilogram, tapi di daerah yang aksesnya sulit hanya dihargai Rp1.800. Ini karena kondisi jalan yang buruk. Maka saya selalu minta ke pusat, bangun infrastruktur kami,” tegasnya.

Dillah menekankan, jika infrastruktur membaik, masyarakat tidak perlu bergantung pada bantuan sosial karena memiliki sumber penghasilan dari kebun yang produktif.

Ia juga berharap Muskab Kadin ini tidak sekadar seremonial, tetapi mampu menjadi momentum konsolidasi dan evaluasi untuk mendorong pengembangan produk unggulan daerah. (Mul).*

Share :

Baca Juga

Daerah

Ririn Sarina Desi Masuk Daftar Pencarian Orang Polda Jambi, Terlibat Kasus Penggelapan Jabatan

Advertorial

HUT Tanjabtim ke 25 di Hadiri Calon Bupati Nomor Urut 2 Dillah – Muslimin

Daerah

Grand Prix Sudah 7 Seri, Persaingan Rookie of The Year 2026 Makin Panas
Bukit tinggi

Daerah

Bukit Tinggi Masuk 50 Kota prioritas Pembangunan Nasional 2025 – 2029
H. Abdullah Sani

Advertorial

Wagub Sani Tinjau Persiapan Lokasi MTQ Ke-54 Tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Muara Jambi
Pelantikan Pejabat RSUD di Kerinci

Daerah

Bupati Kerinci Lantik Direktur dan Pejabat di Dua RSUD

Daerah

Pembangunan Flyover Padang Lua Senilai Rp182 Miliar Dimatangkan

Daerah

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Al-Qur’an Darul Huffadz Al-Hidayah Oleh Gubernur Jambi, Wako, DPRD dan Wawako