Agam, Eksisjambi.com – Pembangunan Flyover Padang Lua di Simpang Padang Luar, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terus di matangkan sebagai salah satu solusi strategis untuk mengatasi kemacetan di jalur utama lintas Sumatera,
khususnya ruas Bukittinggi–Padang. Proyek infrastruktur ini memiliki nilai investasi sekitar Rp182 miliar dan di rancang tanpa merelokasi aktivitas Pasar Padang Lua yang menjadi pusat perekonomian masyarakat setempat.
Pemerintah memastikan keberadaan pasar tetap di pertahankan agar aktivitas perdagangan masyarakat tidak terganggu. Nantinya, pedagang akan tetap berjualan di bawah konstruksi jembatan layang dengan penataan kawasan yang lebih tertata, aman, dan nyaman.
Flyover Padang Lua di rencanakan memiliki panjang sekitar 1 kilometer dengan tinggi sekitar 6 meter. Kehadiran infrastruktur ini di harapkan mampu memperlancar arus kendaraan di simpang yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan terparah di jalur lintas Sumatera, terutama saat akhir pekan, musim liburan, dan hari-hari besar.
Selain meningkatkan kelancaran lalu lintas, proyek ini juga di harapkan dapat mempercepat distribusi barang dan jasa, mengurangi waktu tempuh perjalanan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Agam, Bukittinggi, dan sekitarnya.
Dalam proses perencanaan, pemerintah sempat mengkaji opsi pembangunan underpass. Namun, alternatif tersebut akhirnya tidak di pilih karena kondisi geografis Padang Luar yang berada di kawasan rawan gempa.
Berdasarkan hasil kajian teknis, pembangunan flyover di nilai lebih aman dan lebih sesuai dari sisi ketahanan struktur terhadap potensi bencana.
Sementara itu, proses pembebasan lahan masih menjadi salah satu tantangan utama. Pemerintah berkomitmen memberikan ganti untung kepada masyarakat yang lahannya atau bangunannya terdampak proyek.
Meski sempat muncul kendala berupa sengketa lahan dan penolakan sebagian warga terhadap desain loop atau ramp, koordinasi dan sosialisasi terus di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten Agam bersama pemerintah pusat guna mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.
Pemerintah berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan lancar sehingga pembangunan Flyover Padang Lua dapat segera di realisasikan. Kehadiran proyek ini di yakini akan menjadi solusi jangka panjang dalam mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan konektivitas transportasi di Sumatera Barat tanpa mengorbankan aktivitas ekonomi masyarakat di Pasar Padang Lua.**







