Kerinci,http://Eksisjambi.com – Polres Kerinci mengambil langkah tegas namun persuasif dalam merespons ketegangan antar desa yang di picu aksi pengeroyokan. Melalui forum mediasi yang di gelar di Aula Tathya Dharaka, pihak kepolisian mempertemukan para pemuda yang terlibat konflik dari Desa Koto Cayo dan Desa Air Panas Baru bersama orang tua masing-masing.
Pertemuan yang di pimpin langsung oleh Wakapolres Kerinci ini bertujuan untuk meredam potensi konflik lanjutan sekaligus menanamkan tanggung jawab kepada keluarga dalam membina perilaku anak-anak mereka. Suasana mediasi berlangsung serius, dengan penekanan pada pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam arahannya, pihak kepolisian memberikan peringatan keras kepada seluruh pihak yang terlibat. Perdamaian yang di capai dalam forum tersebut di sebut sebagai kesempatan terakhir. Jika kejadian serupa kembali terulang, aparat penegak hukum tidak akan lagi mengedepankan pendekatan persuasif, melainkan langsung menempuh jalur hukum tanpa kompromi.
“Orang tua memiliki peran penting dalam mengawasi dan membina anak-anaknya. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali. Jika masih terjadi, kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Wakapolres dalam pertemuan tersebut.
Langkah mediasi ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial di wilayah hukum Kerinci. Selain itu, pendekatan kekeluargaan di nilai efektif untuk menyelesaikan konflik akar rumput yang berpotensi meluas menjadi gesekan antar desa.
Dengan adanya kesepakatan damai yang telah di capai, masyarakat di harapkan dapat kembali hidup rukun dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik. Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Upaya ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk menjaga Bumi Sakti Alam Kerinci tetap damai, harmonis, dan terbebas dari konflik sosial yang merugikan semua pihak.**







