Home / Artikel / Daerah / Nasional / News / Provinsi Jambi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:05 WIB

Optimalisasi Pengawasan: Pentingnya Komisaris Visioner untuk Bank 9 Jambi

Oleh: Elas Anra Dermawan, SH (Pengamat Hukum & Founder LBH NADI)

Jambi, http://Eksisjambi.com  –  Bank 9 Jambi memegang peran penting dalam mendorong ekonomi daerah. Fungsinya tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan.

Agar peran itu berjalan optimal, tata kelola perusahaan harus kuat. Salah satu kunci utamanya adalah fungsi pengawasan oleh dewan komisaris.

Secara hukum, peran komisaris sudah jelas di atur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas dan regulasi perbankan. Komisaris bertugas mengawasi kebijakan dan kinerja direksi.

Pengawasan ini harus di lakukan secara independen, objektif, dan fokus pada kepentingan jangka panjang.

Namun di lapangan, proses pengisian jabatan komisaris sering di pengaruhi kepentingan politik. Intervensi, kompromi, dan praktik patronase masih terjadi.

Kondisi ini berisiko melemahkan pengawasan. Dampaknya bisa berupa konflik kepentingan, tata kelola yang buruk, hingga turunnya kepercayaan publik.

Baca Juga :  Dukungan Paslon Fikar Azami - Yos Adrino di Pilwako Sungai Penuh Tidak Terbendung lagi.

Dalam prinsip Good Corporate Governance (GCG), ada lima nilai utama: transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran.

Peran komisaris sangat penting untuk memastikan semua prinsip itu berjalan.

Karena itu, di butuhkan komisaris yang visioner dan berintegritas.

Komisaris visioner tidak hanya paham perbankan. Ia juga mampu membaca perkembangan ekonomi, tantangan digital, dan kebutuhan masyarakat.

Perannya bukan sekadar mengawasi, tetapi juga memberi arah strategis.

Selain itu, profesionalisme juga penting. Komisaris harus memiliki kompetensi, pengalaman, dan komitmen terhadap etika kerja.

Yang paling mendasar adalah integritas. Tanpa integritas, fungsi pengawasan kehilangan makna.

Komisaris yang berintegritas mampu menjaga independensi, menolak intervensi, dan mengutamakan kepentingan institusi.

Dari sisi hukum administrasi negara, pengangkatan komisaris harus mengikuti asas pemerintahan yang baik. Di antaranya objektif, profesional, dan bebas konflik kepentingan.

Baca Juga :  Da'i Cilik Nasional Hadir di Maulid Nabi Muhamad SAW Desa Kapuk

Proses seleksi yang transparan dan berbasis merit menjadi langkah penting.

Ke depan, tantangan Bank 9 Jambi semakin besar. Persaingan industri, tuntutan inovasi, dan stabilitas keuangan harus di hadapi.

Karena itu, penguatan fungsi pengawasan menjadi keharusan.

Komisaris yang tepat akan membantu mendorong Bank 9 Jambi menjadi lebih kredibel, adaptif, dan kompetitif.

Ini juga menjawab harapan publik akan pengelolaan keuangan daerah yang bersih dan profesional.

Pada akhirnya, masa depan Bank 9 Jambi sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan. Komisaris memegang peran penting sebagai penjaga arah dan integritas.

Jika fungsi ini berjalan baik, maka Bank 9 Jambi dapat tumbuh menjadi lembaga yang kuat dan terpercaya.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sampaikan Laporan Dalam Agenda Paripurna Anggota DPRD Tanjabtim Berkaitan 2 Ranperda Tahun 2024
ikan terdampar di pantai kota buol

Daerah

Ribuan Ikan Ditemukan Terdampar di Pantai Kota Buol, Warga Geger

Daerah

Sidak Kantor Satpol PP, Wako Alfin Minta Pengawasan Ketertiban Diperketat

Bangko

Kapolres AKBP Kiki Manfaatkan Liburannya Buat Bersilaturahmi Dengan Masyarakat
Gubernur Jambi Alharis

Advertorial

Gubernur Al Haris Hadiri HUT Ke-77 Kabupaten Batang Hari

Nasional

Kemhan RI Serahkan 700 Unit Ranops Maung MV3 Buatan PT Pindad

Kerinci

KPU Kerinci Tetapkan Monadi – Murison Peraih Suara Terbanyak di Pilkada Kerinci 2024

Advertorial

Sheila On 7 Resmi Rilis Lagu Baru Berjudul Memori yang Baik