CILEGON, http://Eksisjambi.com– Dalam rangka peningkatan layanan operasional Jalan Tol Tangerang–Merak, di lakukan penambahan lajur ke-3 pada segmen Cilegon Timur–Cilegon Barat sepanjang 8,15 kilometer untuk Jalur A dan Jalur B. Sebelum di operasikan secara penuh, proyek ini menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) guna memastikan kesiapan dan kelayakan operasional bagi pengguna jalan.
Uji Laik Fungsi dan Operasi tersebut di laksanakan untuk memastikan bahwa penambahan lajur telah memenuhi seluruh aspek keselamatan, standar pelayanan minimal, serta kelayakan teknis dan operasional sesuai ketentuan yang berlaku.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tergabung dalam Tim ULFO bersama Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, serta Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Marga Mandalasakti sebagai pengelola ruas Tol Tangerang–Merak.
Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi geometrik jalan, perkerasan, marka dan rambu lalu lintas, sistem drainase, penerangan jalan umum (PJU), pagar pengaman, hingga perangkat keselamatan lainnya. Selain itu, di lakukan evaluasi terhadap kesiapan manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran arus kendaraan.
Penambahan lajur ketiga di segmen Cilegon Timur–Cilegon Barat ini di harapkan dapat meningkatkan kapasitas jalan tol, mengurangi kepadatan lalu lintas, serta memberikan kenyamanan dan keamanan lebih bagi pengguna jalan, khususnya pada jam-jam sibuk dan periode libur panjang.
Dengan di laksanakannya ULFO, di harapkan operasional lajur tambahan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung konektivitas kawasan industri maupun pelabuhan di wilayah Banten.**







