Eksisjambi.com – Selama ini, sebagian besar dari kita masih berpikir bahwa kesehatan berarti soal mengobati Padahal, dunia medis modern menegaskan bahwa yang jauh lebih penting justru mencegah penyakit sebelum ia datang.
Inilah yang di sebut paradigma kesehatan preventif sebuah pola pikir dan gaya hidup yang, bila benar-benar di terapkan, mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus menekan biaya pengobatan yang kian membebani.
Salah satu isu terbesar yang berkaitan dengan hal ini adalah obesitas dan Kelebihan berat badan bukan sekadar soal penampilan, melainkan pintu masuk bagi sederet gangguan serius: tekanan darah tinggi, gangguan metabolisme glukosa, penumpukan lemak tubuh, hingga penyakit kronis seperti jantung, ginjal, bahkan kanker.
Penyakit-penyakit tersebut di kenal berbiaya mahal, berisiko tinggi, dan sayangnya, belum tentu bisa di sembuhkan.
Data dari WHO bahkan menyebutkan ada lebih dari 1,9 miliar orang dewasa di dunia yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas dan Angka ini sangat mengkhawatirkan, karena berarti miliaran orang berada di ambang risiko penyakit berat yang mematikan.
Pertanyaannya mau sampai kapan kita bertahan dengan paradigma lama menunggu sakit dulu baru berobat?
Bagi yang belum, mulailah hidup sehat sesuai kapasitas fisik masing-masing : makan seimbang, rutin bergerak, cukup istirahat, Bagi yang sudah menjalaninya, pertahankan bahkan tingkatkan hingga menjadi kebiasaan sehari-hari.
Jika kesadaran kolektif ini tumbuh, maka paradigma preventif akan dengan sendirinya menggantikan paradigma kuratif. Pada akhirnya, masyarakat akan lebih sehat, lebih produktif, dan bangsa pun lebih sejahtera., Sehat itu investasi, bukan beban. Mari mulai dari sekarang.(*)







