Home / Artikel / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 20 September 2025 - 18:09 WIB

Geser Paradigma Dari Mengobati ke Mencegah

Mencegah Lebih Baik Mengobati

Mencegah Lebih Baik Mengobati

Eksisjambi.com – Selama ini, sebagian besar dari kita masih berpikir bahwa kesehatan berarti soal mengobati Padahal, dunia medis modern menegaskan bahwa yang jauh lebih penting justru mencegah penyakit sebelum ia datang.

 Inilah yang di sebut paradigma kesehatan preventif sebuah pola pikir dan gaya hidup yang, bila benar-benar di terapkan, mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus menekan biaya pengobatan yang kian membebani.

Salah satu isu terbesar yang berkaitan dengan hal ini adalah obesitas dan Kelebihan berat badan bukan sekadar soal penampilan, melainkan pintu masuk bagi sederet gangguan serius: tekanan darah tinggi, gangguan metabolisme glukosa, penumpukan lemak tubuh, hingga penyakit kronis seperti jantung, ginjal, bahkan kanker.

Baca Juga :  Banjir Rendam SDN 163/VI Muara Pangi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter dan Sisakan Lumpur

Penyakit-penyakit tersebut di kenal berbiaya mahal, berisiko tinggi, dan sayangnya, belum tentu bisa di sembuhkan.

Data dari WHO bahkan menyebutkan ada lebih dari 1,9 miliar orang dewasa di dunia yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas dan  Angka ini sangat mengkhawatirkan, karena berarti miliaran orang berada di ambang risiko penyakit berat yang mematikan.

Pertanyaannya mau sampai kapan kita bertahan dengan paradigma lama menunggu sakit dulu baru berobat?

Baca Juga :  Bupati M. Syukur Beri Pesan Darurat Sampah dan Narkoba

Bagi yang belum, mulailah hidup sehat sesuai kapasitas fisik masing-masing : makan seimbang, rutin bergerak, cukup istirahat, Bagi yang sudah menjalaninya, pertahankan bahkan tingkatkan hingga menjadi kebiasaan sehari-hari.

Jika kesadaran kolektif ini tumbuh, maka paradigma preventif akan dengan sendirinya menggantikan paradigma kuratif. Pada akhirnya, masyarakat akan lebih sehat, lebih produktif, dan bangsa pun lebih sejahtera., Sehat itu investasi, bukan beban. Mari mulai dari sekarang.(*)

 

Share :

Baca Juga

Pemikiran Tan Malaka tentang ketimpangan di Deli menyoroti ironi wilayah kaya sumber daya yang justru memiskinkan rakyat akibat sistem eksploitasi kapitalis.

Daerah

Pemikiran Tan Malaka: “Surga Kapitalis, Neraka Proletar” di Tanah Kaya Sumber Daya
Update kode redeem mlbb terbaru

Daerah

20 Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 9 Februari 2026, Klaim Skin dan Item Gratis Sekarang!

Advertorial

Polri Peduli , Kapolres Bersama Bhayangkari Tebo Kembali Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir

Advertorial

Pj.Bupati Asraf Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Tamiai
Banggar DPRD Kota Sungai penuh

Advertorial

Banggar DPRD Sungai Penuh Lanjutkan Pembahasan Ranperda APBD Perubahan 2025
kode redeem FC Mobile

Daerah

Daftar Kode Redeem FC Mobile 29 Desember 2025: Hujan Gems, Glorious Card, hingga Icon Gratis!

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Teken NPHD untuk Pengamanan Pilkada Serentak 2024

Daerah

PPPK Jadi PNS Tanpa Tes? Wacana DPR Kembali Memanas, Tuai Pro dan Kontra