Coffe, Eksisjambi.com – Harga kopi dunia kembali bergerak di zona hijau pada perdagangan Kamis, 15 Oktober 2026. Baik kopi Arabika maupun Robusta mencatat kenaikan yang mencerminkan masih kuatnya optimisme pelaku pasar terhadap komoditas kopi global.
Berdasarkan data perdagangan internasional, kopi Arabika (ICE US) di tutup di level 298,05 sen AS per pon (¢/lb) atau naik 5,35 poin (+1,83 persen) di bandingkan perdagangan sebelumnya. Jika di konversikan ke rupiah, nilainya setara sekitar Rp117.600 per kilogram.
Sementara itu, kopi Robusta (ICE Europe kontrak Januari) juga menguat ke level US$3.470 per ton, naik 27 poin atau 0,78 persen, dengan nilai setara sekitar Rp62.100 per kilogram.
Kenaikan harga kedua jenis kopi tersebut menjadi sinyal positif bagi pasar komoditas global. Penguatan ini juga berpotensi memberikan sentimen baik terhadap harga kopi di tingkat petani, meskipun harga di dalam negeri tetap di pengaruhi berbagai faktor seperti kualitas biji, pasokan, permintaan, kurs rupiah, serta kondisi pasar lokal.
Bagi daerah sentra produksi kopi seperti Kerinci dan sejumlah wilayah di Provinsi Jambi, pergerakan harga internasional terus menjadi perhatian karena dapat memengaruhi prospek perdagangan dan ekspor kopi, khususnya kopi Arabika yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan.
Pelaku usaha dan petani di harapkan terus memantau perkembangan pasar global sebagai acuan dalam menentukan strategi penjualan dan pemasaran hasil panen.
Rincian Harga Kopi Internasional 15 Oktober 2026:
- Arabika (ICE US): 298,05 ¢/lb, naik 5,35 poin (+1,83%), setara sekitar Rp117.600/kg.
- Robusta (ICE Europe Januari): US$3.470 per ton, naik 27 poin (+0,78%), setara sekitar Rp62.100/kg.*







