Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

Hilirisasi Perkebunan Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, http://Eksisjambi.com  –  Hilirisasi subsektor perkebunan terus di dorong pemerintah sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri.

Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya percepatan hilirisasi di berbagai sektor, termasuk pertanian. Upaya tersebut bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi serta mengurangi ketergantungan terhadap impor energi dan bahan baku industri.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa arah pembangunan perkebunan ke depan tidak lagi berfokus pada produksi bahan mentah semata, melainkan pada pengolahan menjadi produk bernilai tambah tinggi, termasuk sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Gubernur Alharis Tetap Pilih Pertahankan Tenaga Honorer

“Hasil perkebunan harus naik kelas. Tidak berhenti sebagai bahan mentah, tetapi di olah menjadi produk turunan bernilai tinggi, termasuk bioenergi. Ini bagian dari upaya kita memperkuat kemandirian dan kedaulatan energi nasional, sebagaimana arahan Bapak Presiden,” ujar Mentan Amran dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, sejumlah komoditas strategis seperti kelapa sawit, tebu, jagung, dan singkong memiliki potensi besar sebagai bahan baku biofuel, baik biodiesel maupun bioetanol. Pemanfaatan komoditas domestik tersebut di nilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus memperkuat bauran energi nasional berbasis sumber daya lokal.

Selain itu, hilirisasi juga di yakini mampu membuka peluang investasi baru di sektor industri pengolahan, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan adanya pengolahan di dalam negeri, nilai ekonomi dari setiap komoditas dapat meningkat signifikan di bandingkan hanya di jual dalam bentuk bahan mentah.

Baca Juga :  Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Diprioritaskan untuk Dua Kelompok, Ini Kriterianya

Pemerintah pun terus mendorong sinergi lintas sektor, mulai dari penyediaan infrastruktur, dukungan regulasi, hingga insentif bagi pelaku usaha agar proses hilirisasi berjalan optimal dan berkelanjutan.

Dengan strategi hilirisasi yang terintegrasi, subsektor perkebunan di harapkan tidak hanya menjadi penopang ketahanan pangan, tetapi juga berperan penting dalam mewujudkan ketahanan energi nasional yang mandiri dan berkelanjutan.**

Share :

Baca Juga

Tradisi Pelepasan Jamaah Haji di Kota Sungaipenuh

Daerah

Tradisi Pelepasan CJH Depati Payung Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh

Daerah

Sungai Penuh Ukir Prestasi, Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Rp 3 Miliar

Advertorial

Pj Bupati Tebo Dampingi Wakil Gubernur Jambi Buka MTQ Di Desa Teluk Rendah Ilir

Advertorial

Wagub Sani Hadiri Peringatan 32 Tahun Desa Marga Manunggal Jaya

Bangko

Bupati Merangin H Mashuri: Tiga Kelebihan Bagi Anak Menuntut Ilmu di- Ponpes
Nadiem Makarim

Hukum

Jaksa Sebut Nadiem Makarim Terima Rp800 Miliar dari Pengadaan Laptop Chromebook, Kerugian Negara Capai Rp2,1 Triliun
Isuzu Panther Turbo 2026

Daerah

Isuzu Panther Turbo 2026: Mobil Andalan yang Tangguh dan Tetap Jadi Pilihan Keluarga

Advertorial

Wagub Sani Apresiasi Peran TP PKK Beri Pelayanan Kepada Masyarakat Jambi