JAKARTA, Eksisjambi.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada perdagangan Rabu (28/10/2026). Indeks utama Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat berada di level 5.256,31, turun 9,82 poin atau 0,19 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.
Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 15.26 WIB, IHSG sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. Indeks dibuka pada level 5.249,07 dan sempat menguat hingga menyentuh level tertinggi harian di 5.280,68.
Namun, tekanan jual yang muncul di sejumlah saham membuat IHSG bergerak turun dan mencatatkan level terendah harian di posisi 5.167,34.
Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG berada di level 5.266,13, sehingga pelemahan hari ini mencerminkan aksi ambil untung (profit taking) dari sebagian pelaku pasar setelah pergerakan sebelumnya.
Pergerakan IHSG sepanjang perdagangan hari ini menunjukkan investor masih berhati-hati dalam mengambil posisi, mencermati berbagai sentimen ekonomi baik dari dalam negeri maupun global.
Dari sisi historis, level IHSG saat ini masih berada jauh di bawah harga tertinggi dalam 52 minggu terakhir yang tercatat mencapai 9.174,47, sementara level terendah dalam periode satu tahun terakhir berada pada kisaran 5.000-an.
Analis pasar memperkirakan volatilitas IHSG masih berpotensi terjadi seiring investor menunggu sejumlah sentimen baru, termasuk arah kebijakan ekonomi, kondisi pasar global, serta perkembangan sektor-sektor unggulan di Bursa Efek Indonesia.
Pelaku pasar diimbau tetap memperhatikan fundamental emiten dan mengelola risiko investasi di tengah dinamika pasar saham yang masih bergerak terbatas.(kh*)







