JAMBI, Eksisjambi.com – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., meminta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta Posyandu memperkuat perannya dalam menangani persoalan stunting, termasuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan ibu hamil dan menyusui.
Menurut Al Haris, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan berkurangnya upaya pencegahan dan penanganan stunting di tengah masyarakat. Dibutuhkan kepedulian, kecepatan respons, serta kerja bersama seluruh pihak agar persoalan kesehatan ibu dan anak dapat ditangani secara maksimal.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jambi saat membuka Rapat Konsultasi Daerah (Rakonda) TP PKK dan Rapat Kerja Tim Pembina Posyandu se-Provinsi Jambi yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (28/10/2026).
Dalam arahannya, Al Haris menegaskan bahwa TP PKK merupakan salah satu kekuatan penting dalam pengabdian kepada masyarakat karena memiliki jaringan kader hingga tingkat keluarga dan lingkungan.
“PKK salah satu komponen dalam pengabdian di masyarakat. Semoga PKK selalu konsisten dalam pengabdiannya,” ujar Al Haris.
Ia mengatakan, persoalan stunting membutuhkan perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan. Untuk itu, peran kader PKK dan Posyandu harus semakin aktif dalam mendeteksi persoalan kesehatan masyarakat sejak dini.
“Saya berharap penanganan stunting, ibu hamil dan menyusui harus terus kita genjot. Walaupun anggaran penanganan stunting sangat miris, ini menjadi peran kita untuk lebih responsif,” kata Al Haris.
Gubernur berharap para kader tidak hanya menjalankan program secara administratif, tetapi juga mampu melihat kondisi masyarakat secara langsung, terutama keluarga yang membutuhkan pendampingan dalam pemenuhan gizi dan kesehatan.
Menurutnya, keberhasilan program penurunan stunting tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi antara TP PKK, Posyandu, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat.
Perkuat Koordinasi PKK dan Posyandu
Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan pentingnya memperkuat koordinasi antara TP PKK dan Tim Pembina Posyandu di seluruh kabupaten dan kota.
Ia berharap hasil Rakonda dan rapat kerja tersebut dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak.
“Kita berharap koordinasi dan kerja sama antara TP PKK dan Tim Pembina Posyandu di seluruh kabupaten dan kota semakin kuat, sehingga program yang dijalankan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Hesnidar Haris.
Dalam kesempatan itu, Hesnidar juga mengungkapkan rasa syukur atas kondisi alam Jambi yang kembali terasa segar setelah sebelumnya masyarakat menghadapi kondisi udara yang kurang baik.
“Kita bersyukur hari ini merupakan suasana yang lama kita rindukan, yakni suasana alam yang segar. Tentunya ini pengabulan Allah terhadap doa kita semua,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Baznas Provinsi Jambi, perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Kepala Stasiun TVRI Jambi, serta para ketua TP PKK kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.
Rakonda TP PKK dan Rapat Kerja Tim Pembina Posyandu menjadi momentum memperkuat sinergi antarorganisasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan keluarga. Ke depan, peran aktif kader di lapangan diharapkan mampu mempercepat upaya pencegahan stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Jambi.(Kh*)







